Connect With Us

Diduga Nyebrang Sambil Main HP, Pria Ini Tewas Tertabrak Kereta dekat Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 6 Agustus 2023 | 22:46

Korban tertabrak kereta api di dekat Stasiun Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Minggu 6 Agustus 2023, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria tewas tertabrak kereta di dekat Stasiun Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu 6 Agustus 2023. Insiden tersebut diduga akibat korban main ponsel saat menyebrangi rel.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.40 WIB. Korban yang belum diketahui identitasnya itu, sebelumnya sempat membeli sate dekat TKP.

Namun saat hendak kembali, ia terlihat memainkan ponselnya sambil menyerang rel kereta.

"Informasi dari warga sekitar, dia habis beli sate Madura. Terus saat nyebrang main HP, mungkin karena tidak konsentrasi dia tidak dengar ada kereta datang, langsung dihantam kereta," ujar Gunawan, pengemudi ojek online di lokasi.

Korban pun langsung tewas di tempat karena luka berat. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas Polres Tangsel.

"Korban ini pendatang, dia tinggal di kontrakan dekat stasiun Rawa Buntu. Identitasnya belum tahu, karena tadi langsung dibawa petugas ke RSUD Tangerang," kata Gunawan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill