KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat predikat sebagai kota paling berpolusi atau kualitas udara tidak sehat versi Nafas.
Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sigit Reliantoro mengungkapkan, kualitas udara buruk di Tangsel berasal dari emisi kendaraan.
Menurut Sigit, kondisi emisi kendaraan ini memiliki pola yang serupa dengan Jakarta
“Sepertinya polanya sama dengan Jakarta,” kata Sigit di Kantor Kementerian LHK, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dikutip dari tempo.co, Minggu, 13 Agustus 2023.
Sigit menjelaskan, besaran angka atau persentase dari kontribusi gas buangan, tak terkecuali berasal dari industri.
Meski begitu, pihaknya memerlukan pengumpulan data atau studi untuk memastikan hal tersebut sebagai penyebab utama polusi udara.
"Kita perlu melakukan inventarisasi seperti yang dilakukan di Jakarta karena studi tadi memang dilakukan di DKI. Kita sepakat dengan Jabodetabek untuk menyamakan sistem inventarisasinya, untuk tahu betul kontribusi industri berapa, dari transportasi berapa," paparnya.
Seperti diketahui, Co-founder & CGO Nafas Piotr Jakubowski menyebut tingkat polusi udara mengalami kenaikan signifikan pada Juli 2023 dibandingkan bulan sebelumnya.
"Melihat buruknya kualitas udara, diperkirakan jumlah orang dewasa dan anak yang masuk rumah sakit juga meningkat,” ujarnya.
Adapun data yang diperoleh Nafas berasal dari low cost sensor yang tersebar di lebih dari 180 titik lokasi dan merepresentasikan cakupan wilayah 1-2 kilometer dari lokasi sensor terpasang.
Data kualitas udara yang diterima Nafas bersifat real time dan dapat diakses langsung melalui aplikasi Nafas.
Cara kerja alat sensor ialah melakukan pengukuran berdasarkan partikel PM2.5 berukuran 2,5 mikrometer dan berdasarkan standar WHO.
Menurut pedoman WHO yakni 5 µg/m3 pengukuran dalam satuan µg/m3. Lalu, PM2.5 adalah partikel padat polusi udara berukuran kurang dari 2,5 mikrometer atau 36x lebih kecil dari diameter sebutir pasir.
Berikut daftar wilayah dengan tingkat polusi tertinggi pada Juli 2023 versi Nafas:
1. Tangerang Selatan (60 µg/m3)
2. Bekasi (55 µg/m3)
3. Bogor (53µg/m3)
4. Tangerang (52µg/m3)
5. Depok (51µg/m3)
6. DKI Jakarta (47µg/m3)
7. Bandung Raya (44 µg/m3)
8. Semarang (40µg/m3)
9. Surabaya (38µg/m3)
10. Yogyakarta (31 µg/m3)
11. Malang (30 µg/m3)
12. Kepulauan Seribu (20 µg/m3)
13. Bali (15 µg/m3)
14. Belitung (14 µg/m3).
Dikatakan Sigit, pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) dapat menggencarkan penggunaan transportasi umum dan pemberlakuan uji emisi guna memastikan masyarakat untuk taat terhadap baku mutu.
“(Masyarakat) didorong untuk pindah ke transportasi umum sama sepertinya, itu mungkin yang di DKI, kajian DKI juga berlaku sama untuk semua daerah penyangganya,” pungkasnya
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Telkomsel menghadirkan program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara khusus di area Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat (Jabotabek Jabar), sebagai wadah interaktif bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews