Connect With Us

Empat Bocah Tersesat di Stasiun Rawa Buntu Serpong

| Senin, 11 Juli 2011 | 20:25

Empat Bocah tersesat (tangerangnews / danang)


TANGSEL-Empat bocah di bawah umur yang tidak diketahui identitasnya, sore tadi ditemukan di stasiun Rawa  Buntu, Serpong, Tangsel. Keempat anak tersebut ditemukan warga saat hampir tertabrak kereta api dan menangis histeris karena kebingungan.
 
Saat ditanya, keempatnya mengaku bingung. Mereka juga tidak pasti menunjukan asal rumah mereka, ada yang bilang dari Jombang, dan Kampung Sawah, Ciputat. Saat ini, keempat bocah tersebut diamankan di Polsek Serpong.

Setelah diminta keterangan, keempat anak tersebut bernama Tyo,3, Alang,2, Gusti, 4, dan Elang,3 tahun.Joni Sujono, salah seorang warga yang menemukan keempat bocah tersebut mengatakan, ketika sedang di stasiun dirinya melihat keempat anak tersebut turun dari Kereta Api dari arah Stasiun Sudimara. Ketika ditemuykan dalam keadaan menangis histeris, dan langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Serpong.

“Saya diajak teman-teman saya naik kereta. Tapi pas naik saya bingung pulang,” ujar Tyo, salah satu bocah. Sementara itu, anggota Polsek Serpong Aipda Mulyadi mengatakan, setelah mendapatkan laporan dirinya segera menjemput keempat anak tersebut. Dan, langsung mengamankan keempat anak tersebut ke Polsek. “Saat ini kami masih menanyakan anak-anak itu. Dan, mudah-mudah dapat alamat mereka untuk diantar ke orangtua masing-masing,” terangnya. (DRA)

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

TEKNO
Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:16

Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill