TANGERANGNEWS.com-Data pengeluaran Pemkot Tangsel melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kota Tangsel mencatat transaksi ePurchasing Katalog (e-katalog) tahun 2024 mencapai Rp1,159 triliun.
Kepala Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kota Tangsel Mochamad Hardi menjelaskan, selama periode Januari-Desember tahun 2024, tercatat transaksi 18.450 produk dari 42 etalase.
Dari belasan ribu produk tersebut, masing-masing diketahui sebanyak 48 persennya diserap oleh pelaku UMKM kecil sebanyak 58 persen dan UMKM mikro 21,5 persen, serta 89,5 persennya merupakan produk dari komponen dalam negeri.
"Dari semua sisi, capaian ini sudah sangat baik," ujar Hardi di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jumat 3 Januari 2024.
Adapun 10 transaksi e-katalog teratas dari segi nominal di antaranya seperti:
-Jasa pengangkutan sampah dan pengelolaan sampah mencapai Rp75,9 miliar,
-Jasa tenaga kerja cleaning service mencapai Rp12 miliar,
-Jasa aspal beton (laston) lapis Aus AC-WC (Locco) mencapai Rp12 miliar,
-Jasa laston lapis (AC-WC) dengan anti striping agent mencapai Rp11 miliar,
-Jasa aspal dengan anti stripping agent mencapai Rp10 miliar,
-Pekerjaan jalan laston lapis Aus (AC-WC) Anti stripping agent mencapai Rp8 miliar,
-Pekerjaan baton nutu K300 ready mix Rp8 miliar,
-Jasa laston lapis Aus (AC-WC) anti-striping agent Rp8 miliar,
-Pekerjaan pos jaga dan pekerjaan alun-alun Rp5 miliar serta,
-Jasa aspal AC-WC dengan antistriding agent terpasang Rp5 miliar.
"Sejak diberlakukannya sistem e-katalog di Tangsel pada pertengahan tahun 2022 dan tahun 2024, tercatat sudah ada 25.822 transaksi dengan perputaran uang mencapai Rp1,187 triliun," ujar Hardi.