Connect With Us

Wali Kota Tangsel Gelar Rapat Koordinasi Soal Jalan Serpong

| Jumat, 16 Maret 2012 | 17:51

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat gelar rapat koordinasi soal Perwal No.3/2012. (tangerangnews / dira)



Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany Jumat (16/03) menggelar rapat koordinasi dengan Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Polres Jakarta Selatan, Polres Metro Kabupaten Tangerang serta pihak Pengadilan Negeri Tangerang untuk membahas nasib Jalan Raya Serpong.

Dalam pembahasan itu, disepakati bahwa Pemkot Tangsel akan menerapkan kebijakan serupa dengan DKI Jakarta, yakni larangan truk besar melintas di Jalan Raya Serpong dari pukul 05.00-22.00 WIB.  

Sebelumnya, aturan pembatasan truk di Jalan Raya Serpong terjadi sejak pukul 08.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.

“ Kami telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota No.3/2012 tentang larangan truk melintas di Jalan Raya Serpong. Ini terjadi karena setelah kami evaluasi selama peraturan sebelumnya berlaku, personel kami kurang,” ujar Airin.

Menurut Airin, kebijakan itu dikeluarkan seiring makin macetnya Jalan Raya Serpong dan tingkat kerusakan jalan yang semakin parah serta semakin cepat rusak. Karena itu, kata Airin, tidak ada jalan lain pihaknya akhirnya memutuskan untuk mengikuti kebijakan serupa dengan DKI Jakarta, yakni larangan truk melintas di jalan tol dalam kota mulai pukul 05.00-22.00 WIB.

“Kebijakan ini sudah kami koordinasikan ke Wakil Presiden yang sebelumnya telah kami kirimi surat melalui Gubernur Banten. Alhamdulilah ada balasan, dan disetujui. Ini akan diberlakukan setelah masa sosialisasi dua pekan kedepan dari hari ini,” ucapnya.

Mengenai truk dari perusahaan atau pabrik yang ada di Jalan Raya Serpong sendiri, menurut Airin nantinya akan diberikan tanda khusus agar tetap bisa melintas di Jalan Raya Serpong.  Namun, hal itu masih perlu dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Kota Tangsel.

Sementara itu, menurut Kepala Sub Direktorat Rekayasa Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Slamet Widodo  mengatakan, pihaknya siap melakukan penertiban truk yang akan melintas ke wilayah Kota Tangsel. “Kami akan berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Mabes Polri untuk menerapkan kebijakan itu sesuai dengan kebijakan yang baru Perwal No.3/2012,” terangnya.
 
Mengenai kantong-kantong parkir truk yang akan masuk ke wilayah Tangsel, kata dia, pihaknya akan meminta informasi dari PT Jasa Marga akan di parkir dimana truk-truk tersebut. “Apakah di rest area terdekat, atau dimana. Itu Jasa Marga yang mengetahui, untuk itu kami akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Jasa Marga,” terangnya. (DRA)
 
 
 

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

BANDARA
Ada Lomba HUT RI Hingga Hiburan Seni Budaya di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Jadwalnya

Ada Lomba HUT RI Hingga Hiburan Seni Budaya di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Jadwalnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:39

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tidak hanya mempercantik kawasan terminal dengan ribuan ornamen merah putih, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivasi interaktif

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill