Connect With Us

Terkait Pemukulan, Polisi Belum Periksa Bolot

| Rabu, 12 Desember 2012 | 18:36

Bolot dengan Cucunya saat ditemui wartawan di kediamannya. (tangerangnews / danang)

TANGERANG-Pihak kepolisian belum melakukan pemeriksaan terhadap komedian H Bolot, yang beberapa waktu lalu di laporkan ke polisi lantaran diduga memukul, Rangga Putra Sadewa,16, seorang pemuda yang masih keluarganya.
 
“Kita belum periksa terlapor (H bolot), karena masih mengumpulkan bukti-bukti dari para saksi, yakni pelapor Rangga Putra dan kawannya Rita,” kata Kapolsek Ciputat Kompol Alip, Rabu (12/12).
 
Menurut Alip, proses kasus tersebut masih panjang, karena laporan tersebut masih dugaan. “Kami harus kumpulkan bukti-bukti yang lengkap sebelum memeriksa terlapor,” tambah Alip.
 
Terkait kasus yang akan diselesaikan secara kekeluargaan oleh H Bolot, Alip mengaku belum bisa melakukan langkah mediasi. “Kalau semua pihak sudah diperiksa barulah hal itu bisa lakukan. Itu hak pelapor maupun terlapor,” paparnya.
 
Sebelumnya, H Bolot yang bernama asli Muhmmad Sulaeman dilaporkan Rangga Putra Sadewa dengan tuduhan melakukan penganiayaan, Jumat (7/12). Bolot mengaku kesal karena Rangga terlebih dahulu menginjak-injak cucunya Lira Larasati ,18, saat sedang main di Seven Eleven (Sevel) Zodiak, Jombang, Kota Tangsel, Senin (3/12) dini gari.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill