Connect With Us

Samsung Tak Tebang Pilih Mencari Konsumen

EYD | Kamis, 20 Agustus 2015 | 10:14

Samsung Galaxy J7 ini menyasar kepada konsumen kelas menengah. Artinya, Samsung enggan memilah-milah konsumen mereka. (Reuters / ist)

Jakarta - Sebagai pemain raksasa di industri smartphone dan tablet, Samsung dikenal tidak tebang pilih. Ini artinya dalam memproduksi produk, vendor asal Korea Selatan itu menyasar semua segmen, mulai dari kelas bawah hingga premium. Hanya yang membedakan mungkin cara promosinya.

Bila sekelas Galaxy S6 atau ponsel flagship Samsung lainnya kerap gembar-gembor, maka untuk kelas menengah ke bawah, promosi yang dilakukan memang kurang begitu nyaring. Sama halnya dengan yang dilakukan pada ponsel yang akan dibahas berikut ini, yakni Galaxy J7.

Beredar pertama kali di Tiongkok pada Juni 2015, smartphone kelas menengah Samsung ini memiliki keunggulan berupa lampu flash pada kamera depan. Fitur yang untuk pertama kali hadir pada lini produk Samsung ini memang sengaja dihadirkan untuk memanjakan konsumen yang punya hobi selfie.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

KAB. TANGERANG
Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:37

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Ditpideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan kakap peredaran zat kimia berbahaya jenis sodium cyanide atau sianida ilegal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill