Connect With Us

Samsung Tak Tebang Pilih Mencari Konsumen

EYD | Kamis, 20 Agustus 2015 | 10:14

Samsung Galaxy J7 ini menyasar kepada konsumen kelas menengah. Artinya, Samsung enggan memilah-milah konsumen mereka. (Reuters / ist)

Jakarta - Sebagai pemain raksasa di industri smartphone dan tablet, Samsung dikenal tidak tebang pilih. Ini artinya dalam memproduksi produk, vendor asal Korea Selatan itu menyasar semua segmen, mulai dari kelas bawah hingga premium. Hanya yang membedakan mungkin cara promosinya.

Bila sekelas Galaxy S6 atau ponsel flagship Samsung lainnya kerap gembar-gembor, maka untuk kelas menengah ke bawah, promosi yang dilakukan memang kurang begitu nyaring. Sama halnya dengan yang dilakukan pada ponsel yang akan dibahas berikut ini, yakni Galaxy J7.

Beredar pertama kali di Tiongkok pada Juni 2015, smartphone kelas menengah Samsung ini memiliki keunggulan berupa lampu flash pada kamera depan. Fitur yang untuk pertama kali hadir pada lini produk Samsung ini memang sengaja dihadirkan untuk memanjakan konsumen yang punya hobi selfie.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill