Connect With Us

Google Jadikan Tangsel Percontohan Kota Cerdas

EYD | Rabu, 2 September 2015 | 18:00

Smart City atau Kota Cerdas di Daejeon, Korea Selatan. Kota seperti ini tak lama lagi akan bisa dinikmati masyarakat Kota Tangerang Selatan (ist / tangerangnews)

TANGERANG - Prima Infra Limited, perusahaan infrastruktur swasta, percaya diri menggandeng Google Inc untuk mengembangkan konsep kota cerdas atau smart city. Proyek percontohan perdana adalah Kota Tangerang Selatan.

Kota ini dipilih karena distribusi pembangunan tidak merata yang menyebabkan pola hidup tidak efisien. Karena itu, Prima menciptakan konsep smart city dengan menekankan pada pola hidup efisien dalam hal biaya, dan pemanfaatan energi, serta terjalinnya interaksi berkualitas antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan masyarakatnya.

CEO Prima Infra Limited Nicolas Jenik mengatakan, konsep pengembangan kota cerdas ini juga akan difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan teknologi. Masyarakat Kota Tangerang Selatan dapat memanfaatkan teknologi untuk mengatasi beragam masalah, seperti banjir, kemacetan, pengolahan sampah, dan peningkatan fasilitas pendidikan. "Selain bekerja sama dengan Google Inc, kami juga menggandeng beberapa perusahaan lainnya untuk menggarap proyek pembaruan ini," ujar Nicolas.

Sebagai tahap awal, Prima Infra Limited membenamkan modal senilai USD90 juta-USD110 juta dengan target pelaksanaan pada akhir 2015. Proyek yang mendapat dukungan dari Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany ini juga mencakup pembangunan taman teknologi.

Taman teknologi ini kelak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengembangan potensi ataupun penelitian. Nicolas juga menjelaskan, besar kemungkinan proyek ini juga akan diterapkan di kota lain yang tak kalah potensial dari Tangerang Selatan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

NASIONAL
Horor! Lagi Live Penelusuran Cari Penampakan, Tiktokers Ini Malah Temukan Mayat Membusuk di Bekas Tempat Wisata

Horor! Lagi Live Penelusuran Cari Penampakan, Tiktokers Ini Malah Temukan Mayat Membusuk di Bekas Tempat Wisata

Senin, 16 Februari 2026 | 10:13

Tiktokers dengan akun Tim Trobos Mitos dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat saat tengah melakukan siaran langsung di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill