Connect With Us

Jual Aset Inti, Yahoo Bangkrut?

EYD | Kamis, 3 Desember 2015 | 08:03

CEO Yahoo Marissa Mayer mulai tertekan dengan kinerja perusahaan (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Persaingan di dunia digital tampaknya cukup besar. Pasalnya, manusia modern lebih sering mencari dan menerima informasi dari internet.

Namun, diantara sekian banyak situs yang cukup populer, Yahoo tampaknya mulai tak sanggup menghadapi tekanan. Seperti dilansir dari Reuters, The Wallstreet Journal melaporkan jika CEO Yahoo, Marissa Mayer tengah tertekan mengenai kinerja perusahaan.

Salah satu penyebabnya, Yahoo mulai ditinggalkan oleh para petinggi perusahaan. Marissa Mayer telah mengusahakan peningkatan perusahaannya dengan mendorong iklan mobile, video, dan media sosial sejak 2014. Sayangnya, langkah tersebut dinilai kurang sukses.

Hal ini membuat Yahoo berencana menjual bisnis inti internetnya yang meliputi Yahoo Mail dan situs berita. Akan tetapi, hingga berita ini diturunkan, Yahoo belum memberikan konfirmasi.

Di sisi lain, pada 2013 lalu, Marissa Mayer telah mengakuisisi situs Tumblr senilai USD 1,1 miliar atau setara Rp 15 triliun. Keputusan CEO Yahoo itupun dianggap tidak memberi keuntungan dan dikritik para pemegang saham.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

PROPERTI
Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Rabu, 26 Maret 2025 | 19:59

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berhasil mencatat penjualan yang sangat baik melalui produk komersial City Hub Commercial, “The Next Level” Workplace dan Commercial Space dari unit bisnis Summarecon Serpong.

NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill