Connect With Us

Menkominfo Minta LINE Hormati Adat Indonesia

EYD | Jumat, 12 Februari 2016 | 10:03

Logo LINE dan WhatsApp (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Baru-baru ini stiker yang melambangkan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) marak beredar di aplikasi LINE.

Salah satu stiker dibuat oleh AMSTICKERS dengan judul "Love is Love" yang memperlihatkan dua orang lelaki bermesraan layaknya kekasih.

Melihat kehebohan itu, Menkominfo Rudiantara meminta agar LINE bisa menghormati adat ketimuran di Indonesia. "Mereka harus menghormati apapun budaya kita, apapun regulasi setempat," ujarnya di Istana Negara.

Kasus ini telah diserahkan pada tim panel untuk menentukan sanksi yang tepat untuk LINE.

"Saya sudah minta dibahas di panel. Tunggu panel ahli kan ada panel pornografi, panel SARA, panel perlindungan hak anak, panel terorisme, panel perjudian, sampai panel hak kekayaan intelektual," jelas Rudi.

"Kalau panel sudah membahas dan memutuskan diblok, ya diblok," sambung Rudi.

"Ada yang sifatnya aturan, ada yang sifatnya konvensi. Kalau aturan ya mereka harus mengikuti apapun aturannya. Kalau konvensi kita bisa sampaikan kepada mereka bahwa ini tidak sesuai dengan budaya kita."

"Kalau memang diputuskan oleh panel demikian ya nggak papa, kita sampaikan saja," tambah Rudi.

Sementara itu LINE Indonesia telah memberikan respons dan menyatakan akan menarik stiker tersebut dari peredaran.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill