Connect With Us

Mau Pesan LG G5? Siapkan Rp10 Juta

EYD | Jumat, 11 Maret 2016 | 09:17

Andalan Baru LG untuk kalahkan Samsung (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Samsung dan LG merilis ponsel flagshipnya, Galaxy S7 dan G5, di hari yang sama. Namun, ponsel Samsung sudah lebih dulu bisa dipesan. Kini, G5 pun mulai membuka keran pre order.

Inggris adalah satu dari beberapa negara pertama yang kebagian ponsel modular ala LG tersebut. Calon pembeli di Inggris harus mengeluarkan uang 529 pounds atau sekitar Rp 9,8 juta (1 pounds = Rp 18.600) untuk menebus ponsel yang tersedia dalam warna Rose Gold dan Titan Gray tersebut.

LG G5 diharapkan akan mulai dikirimkan ke para pemesannya pada 8 April mendatang. Harga yang nyaris Rp 10 juta tersebut hampir sama dengan harga yang dipatok Samsung untuk Galaxy S7.

Selain Inggris, LG juga sudah membuka pemesanan G5 di Amerika Serikat (AS), meski belum mengungkap harga jual ponsel jagoannya itu. Di AS, setiap pembeli G5 akan mendapat sebuah baterai cadangan dan charging cradel secara gratis.

Khusus untuk Indonesia, belum ada kepastian kapan ponsel modular ini akan masuk secara resmi. Namun, pihak LG sudah memastikan bahwa G5 bersama beberapa ponsel LG lainnya akan dirilis di Indonesia.

"Kami berharap bisa tersedia April atau awal Mei. Tak hanya G5, akan ada lebih banyak model smartphone yang kami hadirkan pada kuartal kedua tahun ini," ujar President Director LG Electronic Indonesia Lee Jae-young.

LG G5 dibekali prosesor Snapdragon 820 dan RAM 4 GB. Ruang penyimpanan internalnya 32 GB ditambah slot MicroSD yang mendukung hingga 2 TB. Kamera belakangnya sendiri terdiri dari 16 megapixel dan 8 megapixel. Sedangkan kamera depannya berukuran 8 megapixel.

Ponsel yang menjalankan Android Marshmallow ini tersemat baterai 2.800 mAh. Tersedia koneksi 4G LTE, NFC dan Bluetooth 4.2. Seperti Nexus 5X, LG G5 mengusung USB Type C.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Senin, 16 Februari 2026 | 15:50

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan di balik penangguhan penahanan Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan anggota Banser di Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill