Connect With Us

Vendor Skala Kecil di China Mulai Gulung Tikar

EYD | Sabtu, 12 Maret 2016 | 08:59

ZTE Blade A711 (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – China dikenal sebagai pusatnya industri ponsel dengan begitu banyak pemain lokal. Tahun 2014, kabarnya ada 500 merek ponsel di China. Namun, sekarang jumlahnya hanya sekitar 100. Begitu dikatakan oleh Mai Donghia, Vice President ZTE.

Rupanya, minat masyarakat setempat belakangan hanya terpusat pada merek yang sudah mapan. Maka ujung-ujungnya, ratusan vendor di sana pun kolaps tak mampu survive.

"Industri ini akan berkonsolidasi menjadi hanya beberapa pemain besar di masa depan, tidak lama lagi," begitu ucap Lin Renxiang, analis industri di iResearch.

Dikutip detikINET dari South Morning China Post, empat teratas vendor ponsel lokal paling laku di China saat ini adalah Huawei, Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Tahun 2015 lalu, menurut biro riset IDC, mereka menguasai 45% pasar domestik China. Mereka juga cukup berkibar di mancanegara.

"Brand yang lebih kecil dulu memang laku. Namun, sekarang dengan bantuan internet serta kampanye marketing yang intensif, semua orang jadi tahu ponsel merek papan atas dan berbondong ingin membelinya," kata Lin. "Manufaktur besar juga memiliki daya tawar lebih soal urusan suplai dan mampu menekan ongkos produksi menjadi lebih rendah dibandingkan pemain yang lebih kecil," tambah dia.

Ding Xiuhong, pendiri vendor smartphone kecil bernama Dakele membenarkan pernyataan tersebut. "Kompetisi berlangsung sangat cepat dan lebih kejam dari yang kami bayangkan," kata dia.

Belum lagi dengan populasinya yang sangat tinggi, pasar China menjadi lahan menggiurkan bagi vendor ponsel asing seperti Samsung atau Apple. Jadilah vendor ponsel kecil di sana harus berjuang keras untuk bertahan hidup.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill