Connect With Us

Mengukur Efektivitas Virtual Police, Ahli Hukum: Mampu Menekan Kejahatan Siber

Rachman Deniansyah | Sabtu, 8 Mei 2021 | 13:34

| Dibaca : 324

Konten Teknologi. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seiring dengan berjalannya perkembangan teknologi, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meluncurkan sistem virtual police atau polisi virtual untuk mencegah dan menangani terjadinya kejahatan di dunia maya. 

 

Nantinya, tim Polisi virtual akan melakukan patroli siber di jagat maya untuk mengawasi berbagai konten-konten yang mengandung kabar bohong (hoaks), atau hasutan, dan hal lain yang dinilai melanggar dari berbagai media sosial. 

 

Selanjutnya, unggahan konten itu akan diserahkan oleh petugas untuk dimintakan pendapat ke para ahli, seperti ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli ITE.

Jika dalam patroli itu ditemukan adanya indikasi pelanggaran, maka tim patroli polisi virtual akan menyerahkan unggahan konten itu ke Direktur Tindak Pidana Siber atau pejabat yang ditunjuk. Setelah pejabat setuju, virtual police akan mengirimkan peringatan kepada pemilik akun.

 

Menanggapi hak itu, Ahli Hukum Pidana Andre Yosua menilai bahwa virtual police menjadi salah satu gebrakan positif yang telah dilakukan aparat Kepolisian. Terutama dalam mencegah terjadinya kejahatan di jagat maya. 

 

"Penegakan hukum bukanlah hanya tindakan represif semata. Ada dua aspek lain dalam penegakan yang sering dilupakan, yaitu adalah tindakan preventif dan persuasif. Dan ini yang dilakukan oleh Polri dengan virtual police dalam dunia siber," ujar Andre, Sabtu (8/5/2021). 

 

Dengan langkah itu, Andre yakin bahwa Polri akan mampu menekan tingkat kejahatan di jagat maya. 

"Langkah virtual police ini mampu menekan tindak pidana siber yang berujung kepada tindakan represif," katanya. 

 

Ia juga menilai bahwa sistem yang dicetuskan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini, merupakan sistem penindakan atas kejahatan yang sesuai dengan pesatnya kemajuan zaman. 

 

"Virtual police adalah terobosan yang sesuai dengan perkembangan sosial kultur dalam menekan kejahatan siber," pungkasnya. 

 

Diketahui, Virtual Police merupakan gagasan Sigit sebagai respons atas arahan Presiden Joko Widodo agar polisi hati-hati menerapkan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Virtual police mulai beroperasi pada pertengahan Februari 2021.

 

Tugas virtual police merujuk pada Surat Edaran (SE) Kapolri bernomor SE/2/11/2021 Tentang Kesadaran Budaya Beretika Untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat dan Produktif.

WISATA
Wisata Edukasi Lalu Lintas di Kampung Talas Kota Tangerang

Wisata Edukasi Lalu Lintas di Kampung Talas Kota Tangerang

Kamis, 16 September 2021 | 17:21

TANGERANGNEWS.com-KMelihatampung Talas yang terletak di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, merupakan kampung yang sangat unik

KOTA TANGERANG
Penyewa Indekos di Cikupa Tangerang Hidup dengan Sampah 

Penyewa Indekos di Cikupa Tangerang Hidup dengan Sampah 

Selasa, 28 September 2021 | 21:01

TANGERANGNEWS.com-Polisi mengungkap motif pembunuhan berencana terhadap Armand alias Alex, 43, Ketua Majelis Taklim yang berprofesi sebagai paranormal di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang

BANTEN
Makam Sultan Hasanuddin di Banten Lama Mulai Dipadati Peziarah

Makam Sultan Hasanuddin di Banten Lama Mulai Dipadati Peziarah

Sabtu, 25 September 2021 | 11:22

TANGERANGNEWS.com- Aktivitas wisata religi di kawasan Banten Lama kembali berjalan sejak sebulan lalu dengan pengawasan ketat dari aparat kepolisian dan organisasi kemasyarakatan

SPORT
Persita Fokus Benahi Mental Bermain Jelang Hadapi Persija

Persita Fokus Benahi Mental Bermain Jelang Hadapi Persija

Senin, 27 September 2021 | 21:13

TANGERANGNEWS.com-Kekalahan dari Bali United di pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 sudah dilupakan oleh tim Persita Tangerang. Dalam kurun waktu hanya tiga hari, skuad yang dilatih Widodo Cahyono Putro

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin