Connect With Us

81 Juta Video TikTok Berisi Konten Porno Dihapus

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 Oktober 2021 | 19:11

Logo TikTok. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 81.518.334 video di TikTok dihapus dari platform antara 1 April hingga 30 Juni 2021. Penghapusan dilakukan platform asal China itu karena mengandung unsur seskualitas dan pronografi, yang melanggar pedoman komunitas atau persyaratan layanannya.

Dari 81 juta video yang dihapus mewakili kurang dari 1% dari total video yang diposting. Ini juga berarti bahwa selama kuartal itu, 8,1 miliar lebih video diposting di TikTok . Jika di rata-rata ada sekitar 90 juta video diposting setiap hari.

Dilansir dari Sindonews, Jumat 15 Oktober 2021, TikTok meluncurkan teknologi pada bulan Juli yang secara otomatis menghapus konten yang melanggar kebijakannya tentang keselamatan, ketelanjangan dewasa dan aktivitas seksual, konten kekerasan dan vulgar, serta aktivitas ilegal.

TikTok juga memiliki moderator konten manusia di tim keamanannya yang meninjau konten yang dilaporkan.

Alasan paling umum untuk konten dihapus 41,3% adalah karena pelanggaran pedoman keselamatan kecil. TikTok mengatakan bahwa 94,1% dari semua konten yang dihapus diidentifikasi dan dihapus sebelum pengguna melaporkannya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill