Connect With Us

Salah Ketik Pesan di WhatsApp Bakal Bisa Diedit

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Juni 2022 | 16:08

Ilustrasi aplikasi WhatsApp. (@TangerangNews / Ilustrasi)

TANGERANGNEWS.com-Pengguna aplikasi pesan WhatsApp (WA) kini tidak perlu ribet menghapus chat jika salah ketik. Pasalnya, WhatsApp dikabarkan tengah menyiapkan fitur Edit Chat.

Berdasarkan informasi, fitur baru tersebut akan segera hadir di Android, iOS, dan Desktop.

"WhatsApp akhirnya menyiapkan kemampuan untuk mengedit pesan teks untuk pembaruan WhatsApp beta di masa mendatang untuk Android, iOS, dan Desktop!," tulis WABetaInfo, seperti dilansir dari Okezone, Senin 6 Juni 2022.

Pengembang WA kini memang sedang berfokus membuat lebih banyak fitur perpesanan. Sebelumnya, WA merilis kemampuan untuk bereaksi terhadap pesan sebagai fitur perpesanan baru.

Saat ini, WA sekarang bekerja untuk memungkinkan pengguna mengedit pesan teks. "Jika Anda penasaran, kami telah mengumumkan fitur ini 5 tahun yang lalu di Twitter, tetapi WhatsApp membantahnya setelah beberapa hari," ujar WABetaInfo.

Lewat tangkapan layar yang ditampilakan, WABetaInfo mengutarakan, WA sedang mengembangkan opsi baru yang memungkinkan pengguna mengedit pesan teks. Jadi, para pengguna nantinya dapat memperbaiki kesalahan ketik apa pun setelah mengirim pesan.

Mungkin tidak akan ada riwayat edit untuk memeriksa versi sebelumnya dari pesan yang diedit, tetapi karena fitur ini sedang dalam pengembangan, rencana mereka mungkin berubah sebelum merilis fitur tersebut.

Selain itu, detail tentang jendela waktu untuk mengizinkan orang mengedit pesan mereka tidak diketahui saat ini.

Meskipun tangkapan layar ini diambil dari WhatsApp beta untuk Android, WhatsApp berupaya menghadirkan fitur yang sama ke WhatsApp beta untuk iOS dan Desktop.

Sayangnya, karena fitur ini sedang dalam pengembangan, belum diketahui kapan fitur ini akan diluncurkan ke penguji beta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill