Connect With Us

Hati-hati Terima WA Ngaku Kurir Paket, File Jangan Dibuka!

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 7 Desember 2022 | 12:23

Tangkapan layar penipuan modus kurir paket mengirimkan aplikasi peretas. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Jagat dunia maya dihebohkan dengan penipuan modus berpura-pura menjadi kurir paket untuk mengelabui korban viral di media sosial. Tujuannya, data korban dicuri hingga membuat rekening bobol.

Hal itu terungkap dalam sebuah unggahan akun Instagram @evan_neri.tftt. Dalam postingannya, ia menjelaskan modus kejahatan siber baru ini bermula dengan penipu yang berusaha mengontak korban lewat aplikasi WhatsApp (WA).

Pelaku berpura-pura sebagai kurir J&T Express yang berusaha memverifikasi identitas penerima paket. Ia juga mengirimkan lampiran dengan nama file "LIHAT Foto Paket".

Padahal, ekstensi datanya bukan berformat foto biasanya, seperti .jpg atau .jpeg, tapi .apk.

Tidak teliti memantau format file, korban mengkliknya. Hal itu membuat saldo mobile banking-nya diklaim ludes. Padahal, korban tidak pernah menjalankan, membuka aplikasi apapun, atau mengisi user ID dan password di situs lain.

"Dalam kasus ini, korban terlanjur mengunduh file tsb. Tanpa diketahui korban, saldo BRIMO ludes. Korban mengaku tidak pernah menjalankan atau membuka aplikasi apapun dan mengisi user Id maupun password pada situs lain," lanjut dia.

Melansir dari cnnindonesia.com, Rabu 7 Desember 2022, pihak J&T Express yang namanya dicatut dalam kasus penipuan ini, mengatakan tidak pernah meminta pelanggan untuk mengunduh aplikasi melalui chat.

"Sprinter J&T Express TIDAK PERNAH meminta J&T Friends untuk mengunduh aplikasi melalui WhatsApp atau chat. Aplikasi resmi kami hanya ada di App Store dan Play Store, dengan nama pencarian 'J&T Express'," jelas perusahaan di akun Instagramnya.

J&T juga mengimbau pelanggan untuk berhati-hati terhadap modus lain, seperti mengaktifkan nomor resi atau cetak resi melalui transfer.

"Serta mohon selalu berhati-hati dengan modus aktivasi nomor resi/cetak resi melalui transfer m-banking ataupun virtual account. J&T Express tidak pernah menagihkan biaya tambahan saat proses pengiriman berlangsung," katanya.

Agar tidak terjadi kejadian seperti ini, berikut imbauan untuk mengantisipasi penipuan modus serupa 

1. Jangan instal aplikasi apa pun dari luar Play Store

2. Jangan berikan akses baca atau kirim SMS / chat via WhatsApp ke aplikasi tidak dikenal

3. Pantau aplikasi yang bisa mengakses SMS dan hapus aplikasi yang tidak esensial

4. Jika menemukan aplikasi pencuri SMS, segera hapus dan reset m-Banking

HIBURAN
Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas

Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31

Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill