Connect With Us

Simak 8 Tips Aman Berbelanja saat Harbolnas 12.12

Fahrul Dwi Putra | Senin, 12 Desember 2022 | 11:08

Tampilan Online Shop. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) telah tiba. Biasanya, mayoritas perempuan saling beradu mencari promo besar-besaran saat berbelanja online.

Namun, tak sedikit juga yang membeli suatu barang hanya karena harganya yang miring. Padahal belum tentu kualitas barangnya sesuai dengan harapan. 

Berikut beberapa tips saat menikmati Harbolnas atau promo flash sale 12.12 seperti dikutip dari mitrands.com, Senin 12 Desember 2022:

 

1. Daftar barang incaran

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat daftar barang apa saja yang diincar. Jangan lupa untuk memasukkan barang tersebut ke dalam keranjang belanja kamu di e-commerce.

Dengan begitu, ketika flash sale dimulai segera memeriksa barang tersebut dan segera membelinya

 

2. Jadwal flash sale

Langkah selanjutnya adalah perlu mencari jadwal flash sale di aplikasi e-commerce yang dimiliki. Sebab, biasanya flash sale akan terbagi ke beberapa jam tertentu dengan produk yang berbeda-beda. 

 

3. Login

Jangan lupa untuk melakukan registrasi atau login. Hal ini sangat penting untuk mempercepat proses transaksi selama flash sale berlangsung. 

 

4. Cek kredibilitas toko

Sebelum memilih barang yg di inginkan, terlebih dahulu  melihat reputasi toko dari banyaknya bintang yang diberikan pembeli lain, feedback yang selalu positif dan diikuti dengan jumlah barang terjual.

Jika penjualan brang dalam persentase sedikit, tetap harus berhati-hati dalam belanja. 

 

5. Pilih online shop dengan sistem pembayaran yang aman

Jika mereka memilih pembayaran dengan sistem COD, pastikan sistem tidak meminta pembayaran kedua kalinya untuk menghindari miskomunikasi saat paket tiba.

Kemudian apabila mereka membayar dengan alat pembayaran digital seperti mobile banking dan digital banking, harap mengecek kembali syarat dan ketentuan tersebut.

 

6. Hindari diskon yang tidak masuk akal

Sering kali pembeli tertarik dengan produk-produk berdiskon besar. Padahal jumlah diskon tersebut terkesan tidak masuk akal. Jika konsumen menemui penawaran semacam itu, perlu untuk waspada karena potensi penipuannya cukup tinggi.

 

7. Koneksi internet

Sering terjadi di saat melakukan transaksi online tiba-tiba koneksinya terputus. Pastikan sebelum berbelanja, koneksi internet stabil dan cepat agar tidak kehabisan barang yang ingin dibeli.

 

8. Metode pembayaran

Untuk mempercepat proses transaksi, pastikan untuk mengetahui terlebih dahulu metode pembayaran yang akan digunakan. Biasanya metode pembayaran dengan uang elektronik akan lebih cepat. Tetapi jangan lupa untuk cek terlebih dahulu saldo yang dimiliki.

Itulah beberapa tips aman belanja di harbolnas 12.12, selamat berbelanja.

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

PROPERTI
Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04

Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.

BANTEN
Amankan Infrastruktur Listrik, PLN Banten Gandeng Polresta Serang Kota

Amankan Infrastruktur Listrik, PLN Banten Gandeng Polresta Serang Kota

Senin, 26 Januari 2026 | 14:42

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar audiensi manajemen bersama Kepolisian Resor Kota (Polresta) Serang Kota

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill