Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com- Aplikasi perpesanan besutan Meta, WhatsApp menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna dapat mengirim foto dengan kualitas lebih jernih tanpa harus terkonversi secara otomatis terlebih dahulu.
Hal ini berdasarkan hasil pengujian WhatsApp Beta di Android dan iOS dengan kemampuan baru yang dapat mengolah kualitas foto.
Adapun fitur ini tersedia dalam versi terbaru untuk iOS 23.11.0.76 melalui aplikasi TestFlight dan pembaruan WhatsApp beta untuk Android 2.23.12.13 melalui Google Play Store.
Meski begitu, pemilihan kualitas foto ini muncul hanya untuk foto yang berukuran besar, sementara foto yang sedari awal sudah berkualitas rendah akan tetap sama seperti dilansir dari viva.co.id, Jumat, 9 Juni 2023.
Menurut informasi, pengguna yang akan membagikan foto dengan memilih opsi 'kualitas tinggi', terlihat ddari tag baru ditambahkan secara otomatis ke gelembung pesan. Hal ini berguna bagi penerima bahwa foto tersebut berkualita HD.
Untuk sementara waktu, fitur terbaru ini hanya berlaku bagi file jenis gambar. Sedangkan, video disarankan untuk dikirim menggunakan format dokumen agar tidak terkonversi secara otomatis dan memperburuk kualitas gambar.
Saat ini, fitur WhatsApp Beta hanya dapat digunakan oleh penguji, Meta selaku perusahaan pengembang pun belum memberikan informasi lebih lanjut terkait peluncuran WhatsApp Beta untuk digunakan secara umum.
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews