KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Aplikasi perpesanan besutan Meta, WhatsApp menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna dapat mengirim foto dengan kualitas lebih jernih tanpa harus terkonversi secara otomatis terlebih dahulu.
Hal ini berdasarkan hasil pengujian WhatsApp Beta di Android dan iOS dengan kemampuan baru yang dapat mengolah kualitas foto.
Adapun fitur ini tersedia dalam versi terbaru untuk iOS 23.11.0.76 melalui aplikasi TestFlight dan pembaruan WhatsApp beta untuk Android 2.23.12.13 melalui Google Play Store.
Meski begitu, pemilihan kualitas foto ini muncul hanya untuk foto yang berukuran besar, sementara foto yang sedari awal sudah berkualitas rendah akan tetap sama seperti dilansir dari viva.co.id, Jumat, 9 Juni 2023.
Menurut informasi, pengguna yang akan membagikan foto dengan memilih opsi 'kualitas tinggi', terlihat ddari tag baru ditambahkan secara otomatis ke gelembung pesan. Hal ini berguna bagi penerima bahwa foto tersebut berkualita HD.
Untuk sementara waktu, fitur terbaru ini hanya berlaku bagi file jenis gambar. Sedangkan, video disarankan untuk dikirim menggunakan format dokumen agar tidak terkonversi secara otomatis dan memperburuk kualitas gambar.
Saat ini, fitur WhatsApp Beta hanya dapat digunakan oleh penguji, Meta selaku perusahaan pengembang pun belum memberikan informasi lebih lanjut terkait peluncuran WhatsApp Beta untuk digunakan secara umum.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang mengamankan lima Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam jaringan perjudian online internasional.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews