Connect With Us

Didi Kempot Sang Penjaga Budaya

Advertorial | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:26

Didi Kempot saat bernyanyi menghibur warga Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Siapa yang tak kenal Didi Kempot? Ya, dia merupakan sosok penyanyi Campursari yang hits di belantika musik Indonesia. Meski bukan artis pendatang baru, namun pemilik nama lengkap Dionisius Prasetyo ini mampu memberikan ‘oase’ di tengah gempuran musik luar negeri. 

Sebagai seniman yang memulai karir dari bawah, Didi Kempot bisa dibilang sebagai penjaga budaya Indonesia. Lewat lagu-lagunya yang berbahasa tradisional Jawa, Didi mampu menyatukan masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan dan usia. 

Meskipun orang Betawi atau orang Sunda tak bisa berbahasa Jawa, lagu-lagu Didi Kempot tetap dapat dinikmati. Itulah keindahan budaya Indonesia yang disajikan Didi Kempot lewat aransemen musiknya. 

Contoh saja, saat Didi meramaikan HUT ke-76 Kabupaten Tangerang pada Desember 2019 silam, sontak acara menjadi ramai. Dalam seketika, area di sekitar pangung menjadi lautan manusia yang datang dari berbagai daerah. Ribuan warga Tangerang langsung terhipnotis oleh penampilannya.  Dengan membawakan 8 lagu, Didi mengajak Sobat Ambyar bergoyang dan bernyanyi bersama.

Sebagai penyanyi yang konsisten dengan lirik daerah, Didi Kempot sadar betul akan pentingnya menjaga tradisi budaya Indonesia lewat musik. Terutama di kalangan generasi muda. 

"Ya, kita orang Indonesia, budaya tradisional itu enggak akan pernah hilang. Konser ini penghormatan untuk seniman tradisional Indonesia," ucap Bapak Loro Ati Nasional.

Bahkan Presiden Jokowi juga sempat meminta khusus untuk membantu menyebarkan nilai-nilai Pancasila melalui lagu. Lewat musik, nilai Pancasila akan lebih cepat diterima dan mengena terutama dari kalangan anak zaman now.  

 

Brand Ambyarssador Shopee

Sebagai apresiasi terhadap karya sang maestro "Godfather of Broken Heart",  Shopee Indonesia resmi menjadikan Didi kempot sebagai brand ambyarssador Shopee. Virus Lord Didi yang begitu luar biasa akan menjadi kekuatan Shopee untuk terus eksis dan dekat dengan masyarakat Indonesia. 

Didi akan meramaikan kampanye Shopee 2.2 Men Sale yang akan berlangsung selama Januari hingga Februari 2020. Selama kampanye Shopee 2.2 Men Sale akan ada aneka promo dan penawaran spesial selama kampanye ini berlangsung, seperti Hobi & Perlengkapan Olahraga Day, Super Flash Sale Day, Handphone & Aksesoris Day, serta masih banyak lagi.

Direktur Shopee Indonesia, Handika Jahja mengungkapkan dengan menggandeng Didi Kempot, platfrom ini berharap dapat menjangkau semua generasi. Dan yang paling penting, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keanekaragaman budaya Indonesia. 

"Shopee senang dapat bekerja sama dengan Didi Kempot, sosok ikonik yang memiliki dedikasi tinggi dalam memperkenalkan musik asli Indonesia dan kami ingin menjangkau semua generasi untuk menjaga keanekaragaman budaya Indonesia," ujarnya.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

HIBURAN
Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Senin, 28 September 2026 | 09:07

Panggung Community Club Paramount Petals diramaikan aksi 86 anak dan remaja yang tampil bak idol dalam Paramount Petals Kids Dance Competition 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill