Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal
Jumat, 11 September 2026 | 19:22
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kisah percintaan Si Doel dalam film 'Akhir Kisah Cinta Si Doel' tentu membuat penasaran pemirsa, tak terkecuali Siti Nur Azizah.
Film lanjutan dari Si Doel The Movie 2 yang masih disutradarai dan ditulis oleh Rano Karno itu tayang perdana di bioskop, Kamis (23/1/2020).
Di tengah kesibukannya, Azizah yang selama 27 tahun mengikuti perjalanan kisah cinta segitiga Si Doel dengan Sarah dan Zaenab itu turut menyempatkan diri nonton bareng (nobar) bersama Sandiaga Uno, mantan Ketua KPK Abraham Samad, juga beberapa artis senior, seperti Widyawati, Ninik L Karim, Yessy Gusman, Uci Bing Slamet, juga pemeran Si Doel, Rano Karno di Rasuna Epicentrum, Jakarta, Kamis (23/1/2020) malam.

Azizah mengatakan, ia merasa sangat penasaran akhir dari kisah film tersebut. Namun, dibalik itu, kata dia, ada nilai-nilai yang ia kagumi dari film yang diperankan Rano Karno, Maudy Koesnadi, Cornelia Agatha, Rey Bong, Suti Karno, Mandra, dan Aminah Cendrakasih tersebut.
"Selama 27 tahun saya menjadi bagian dari penikmat perjalanan Si Doel. Banyak hal yang saya petik dari film ini, soal keragaman budaya, cinta, pengorbanan dan keikhlasan," ungkap Azizah kepada awak media usai nobar tersebut.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, sering ia refleksikan pada kehidupan pribadinya, terlebih saat ini, Puteri Wakil Presiden Ma'ruf Amin itu tengah berjuang meraih kursi wali kota Tangerang Selatan.
Diceritakannya soal film tersebut, dipenghujung kisah cintanya, Si Doel harus memilih antara Zaenab yang selalu bersuara dalam kesunyian atau Sarah van Heus yang jauh di mata namun dekat di hati.
Situasi demikian juga yang dialami Azizah saat memilih mengakhiri kariernya sebagai aparatur sipil negara di Kementrian Agama demi cita-cita yang lebih besar yang dikatakannya turun memimpin perlawanan mereka yang hanya bisa bersuara dalam kesunyian.
"Saya memilih turun dari kasta pegawai negeri dan memilih bergerak bersama rakyat Tangsel untuk membuat suara perubahan bagi masa depan yang lebih baik," ungkapnya.
Azizah pun menyakini, dengan visinya Pemerataan Kemajuan untuk Kesejahteraan (Permata) Tangsel, kehidupan masyarakat yang ia sebut menjadi korban pembangunan secara perlahan akan naik kelas, sebagaimana mimpinya membawa Tangsel menjadi kota berkelas dunia.
"Hidup adalah pilihan. Bersama saya, insha Allah, rakyat Tangsel akan memiliki lebih banyak pilihan dan kesempatan dalam menjalani hidup dan menyambut masa depan," pungkasnya.(RMI/HRU)
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSwiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.
Pemerintah Kota Tangerang memastikan kesiagaan menghadapi potensi bencana terus diperkuat. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ke BPBD Kota Tangerang, Jumat 11 September 2026.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews