Connect With Us

Film Akhir Kisah Cinta Si Doel & Refleksi Perjalanan Hidup Azizah

Mohamad Romli | Jumat, 24 Januari 2020 | 13:15

Siti Nur Azizah saat berswafoto dengan Rano Karno di Rasuna Epicentrum, Jakarta. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kisah percintaan Si Doel dalam film 'Akhir Kisah Cinta Si Doel' tentu membuat penasaran pemirsa, tak terkecuali Siti Nur Azizah.

Film lanjutan dari Si Doel The Movie 2 yang masih disutradarai dan ditulis oleh Rano Karno itu tayang perdana di bioskop, Kamis (23/1/2020).

Di tengah kesibukannya, Azizah yang selama 27 tahun mengikuti perjalanan kisah cinta segitiga Si Doel dengan Sarah dan Zaenab itu turut menyempatkan diri nonton bareng (nobar) bersama Sandiaga Uno, mantan Ketua KPK Abraham Samad, juga beberapa artis senior, seperti Widyawati, Ninik L Karim, Yessy Gusman, Uci Bing Slamet, juga pemeran Si Doel, Rano Karno di Rasuna Epicentrum, Jakarta, Kamis (23/1/2020) malam.

Siti Nur Azizah.

Azizah mengatakan, ia merasa sangat penasaran akhir dari kisah film tersebut. Namun, dibalik itu, kata dia, ada nilai-nilai yang ia kagumi dari film yang diperankan Rano Karno, Maudy Koesnadi, Cornelia Agatha, Rey Bong, Suti Karno, Mandra, dan Aminah Cendrakasih tersebut.

"Selama 27 tahun saya menjadi bagian dari penikmat perjalanan Si Doel. Banyak hal yang saya petik dari film ini, soal keragaman budaya, cinta, pengorbanan dan keikhlasan," ungkap Azizah kepada awak media usai nobar tersebut.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, sering ia refleksikan pada kehidupan pribadinya, terlebih saat ini, Puteri Wakil Presiden Ma'ruf Amin itu tengah berjuang meraih kursi wali kota Tangerang Selatan.

Diceritakannya soal film tersebut, dipenghujung kisah cintanya, Si Doel harus memilih antara Zaenab yang selalu bersuara dalam kesunyian atau Sarah van Heus yang jauh di mata namun dekat di hati. 

Situasi demikian juga yang dialami Azizah saat memilih mengakhiri kariernya sebagai aparatur sipil negara di Kementrian Agama demi cita-cita yang lebih besar yang dikatakannya turun memimpin perlawanan mereka yang hanya bisa bersuara dalam kesunyian.

"Saya memilih turun dari kasta pegawai negeri dan memilih bergerak bersama rakyat Tangsel untuk membuat suara perubahan bagi masa depan yang lebih baik," ungkapnya.

Azizah pun menyakini, dengan visinya Pemerataan Kemajuan untuk Kesejahteraan (Permata) Tangsel, kehidupan masyarakat yang ia sebut menjadi korban pembangunan secara perlahan akan naik kelas, sebagaimana mimpinya membawa Tangsel menjadi kota berkelas dunia.

"Hidup adalah pilihan. Bersama saya, insha Allah, rakyat Tangsel akan memiliki lebih banyak pilihan dan kesempatan dalam menjalani hidup dan menyambut masa depan," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill