Connect With Us

Innalillahi, Sastrawan Sapardi Djoko Darmono Tutup Usia

Rachman Deniansyah | Minggu, 19 Juli 2020 | 12:07

Sastrawan Sapardi Djoko Darmono. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dunia seni dan sastra Indonesia kini sedang berduka. Sastrawan kondang, Sapardi Djoko Darmono meninggal dunia, Minggu (19/7/2020).

Sastrawan senior yang kerap dipanggil SDD menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 80 tahun. Ia menutup usianya itu di Eka Hospital BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan sekitar pukul 09.17 WIB.

Saat dikonfirmasi, Marketing Communication Manager Eka Hospital Erwin Suyanto turut membenarkan kabar duka terdebut.

"Betul, beliau sudah berpulang (tutup usia). Untuk selanjutnya keluarga akan memberikan keterangan ya," singkat Erwin.

Menurut informasi, mendiang SDD akan dibawa dan disemayamkan ke rumah duka yang berlokasi di Kompleks Dosen UI no. 113, Jalan Ir  H Djuanda, Ciputat, Kota Tangsel.  Jenazah akan dimakamkan sore ini di Taman Pemakaman Giritama, Giri Tonjong, Bogor. (RAZ/RAC)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill