200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia, wartawan senior Jakob Oetama meninggal dunia hari ini, Rabu (9/9/2020).
Pendiri Kompas Gramedia Group ini wafat pada usia 88 tahun.
Dilansir dari Kompas TV, Jakob Oetama tutup usia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Beragam kesan disampaikan oleh rekan seprofesi, salah satunya dari ST Sularto, mantan Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas.
Jakob Oetama dikenal sebagai sosok yang gigih menanamkan nilai-nilai yang harus tertanam pada kepribadian seorang wartawan.
“Beliau selalu hadir untuk rapat-rapat pimpinan (Kompas). Dalam rapat pimpinanlah nilai-nilai itu disampaikan,” ungkap Sularto.
“Dalam hal keteladanan, (Jacob Oetama) selalu memberi martabat bagi seseorang. Sehingga orang itu merasa dihargai. Hal itulah yang membuat orang bertahun-tahun tetap bekerja di Kompas,” tambahnya.
Jakob Oetama lahir di sebuah desa bernama Desa Jowahan, 500 meter sebelah timur Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 27 September 1931.
Jakob merupakan putra pertama dari 13 bersaudara.
Ayahnya bernama Raymundus Josef Sandiyo Brotosoesiswo seorang pensiunan guru Sekolah Rakyat di Sleman, Yogyakarta dan ibunya bernama Margaretha Kartonah.
Cita-cita awal Jakob adalah menjadi pastor. Namun pekerjaan ayahnya sebagai guru membuat Jakob untuk tidak melanjutkan cita-cita awalnya.
Kepergian Jakob untuk selama-lamanya juga menjadi trending topik di Twitter. Beragam ucapan berbelasungkawa atas kepergian salah satu insan pers terbaik di Tanah Air itu bukti sosok Jakob begitu dicintai oleh masyarakat Indonesia. (RMI/RAC)
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGPerdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews