Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia, wartawan senior Jakob Oetama meninggal dunia hari ini, Rabu (9/9/2020).
Pendiri Kompas Gramedia Group ini wafat pada usia 88 tahun.
Dilansir dari Kompas TV, Jakob Oetama tutup usia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Beragam kesan disampaikan oleh rekan seprofesi, salah satunya dari ST Sularto, mantan Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas.
Jakob Oetama dikenal sebagai sosok yang gigih menanamkan nilai-nilai yang harus tertanam pada kepribadian seorang wartawan.
“Beliau selalu hadir untuk rapat-rapat pimpinan (Kompas). Dalam rapat pimpinanlah nilai-nilai itu disampaikan,” ungkap Sularto.
“Dalam hal keteladanan, (Jacob Oetama) selalu memberi martabat bagi seseorang. Sehingga orang itu merasa dihargai. Hal itulah yang membuat orang bertahun-tahun tetap bekerja di Kompas,” tambahnya.
Jakob Oetama lahir di sebuah desa bernama Desa Jowahan, 500 meter sebelah timur Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 27 September 1931.
Jakob merupakan putra pertama dari 13 bersaudara.
Ayahnya bernama Raymundus Josef Sandiyo Brotosoesiswo seorang pensiunan guru Sekolah Rakyat di Sleman, Yogyakarta dan ibunya bernama Margaretha Kartonah.
Cita-cita awal Jakob adalah menjadi pastor. Namun pekerjaan ayahnya sebagai guru membuat Jakob untuk tidak melanjutkan cita-cita awalnya.
Kepergian Jakob untuk selama-lamanya juga menjadi trending topik di Twitter. Beragam ucapan berbelasungkawa atas kepergian salah satu insan pers terbaik di Tanah Air itu bukti sosok Jakob begitu dicintai oleh masyarakat Indonesia. (RMI/RAC)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGPortugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.
Perjalanan KRL Commuter Line lintas Tangerang mengalami keterlambatan akibat kebakaran yang terjadi di area permukiman warga di sekitar jalur rel antara Stasiun Rawa Buaya dan Stasiun Batu Ceper, Jumat, 3 Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews