Connect With Us

Ibu & Anak Pemilik Usaha Kuliner di Tangerang Ini Pernah Bersaing di MasterChef Indonesia

Redaksi | Senin, 15 Maret 2021 | 17:32

Hamdzah dan Umi Yuli finalis MasterChef Indonesia season 7. (Anita / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Hamdzah dan Umi Yuli merupakan finalis MasterChef Indonesia season 7 yang sempat menjadi sorotan.

 

Karena keduanya merupakan pasangan ibu dan anak yang bersaing dan berjuang bersama di galeri MasterChef.

 

Namun sayangnya, mereka harus tereliminasi di kompetisi bergengsi tersebut. Umi Yuli keluar di 12 besar, sedangkan Hamdzah di 8 besar.

Raden Siti Juliana yang kerap disapa Umi Yuli, wanita kelahiran Bogor, 16 Juli 1970 ini sebelum di MasterChef memiliki pengalaman kuliner sekitar 10 tahun lebih.

 

Umi Yuli sudah sering menerima pesanan seperti catering untuk ulang tahun atau pesta. Selain itu, kini Umi Yuli juga sedang menjalankan usaha Bakso Malangnya yang berada di Buaran Indah, Kota Tangerang.

 

Herrynaldi Hamdzah Timories yang kerap disapa Hamdzah, pria kelahiran 19 Mei 1991 asal Jakarta yang merupakan anak dari Umi Yuli ini sudah memiliki usaha makanan dari sejak dulu. Di tahun 2014, ia sudah mulai menekuni dunia masak.

Hamdzah memiliki bakat memasak dari sang ibu dan juga sempat belajar di American Culinary Federation.

 

Lalu kini Hamdzah juga sedang menjalankan usahanya sendiri seperti ibunya, yaitu Sansandimsum yang berlokasi di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

 

Hamdzah dan Umi Yuli ini sempat menjadi sorotan ketika berjuang bersama di Galeri MasterChef Season 7. Hal ini dikarenakan baru pertama kali dalam sejarah, tentang adanya seorang ibu dan anak berkompetisi bersama di Galeri MasterChef.

 

"Karena Umi hobi masak, jadi suka ikut kursus dari majalah. Nah dari hobi itu terus dipanggil di Metro TV untuk isi acara, namanya Tasty & Healthy. Dari situ tiba-tiba dapet telepon dari RCTI untuk ikut di MasterChef. Akhirnya Umi ajak Hamdzah untuk ikut ke MasterChef, pas dateng audisi dites akhirnya diterima berdua," ucap Umi Yuli, Senin (15/3/2021).

 

Selama di MasterChef, ibu dan anak ini juga mengaku, mereka memiliki momen yang tidak bisa dilupakan.

 

Untuk Umi Yuli, momen berkesannya adalah pada saat Hamdzah mengalah untuknya.

 

Namun  bagi Hamdzah nomen paling berkesannya adalah pada saat apronyya dilempar oleh juri, dan juga pada saat ia sujud dengan sang Umi sampai jadi trending di Youtube.

 

Walaupun mereka bersaing, tetapi mereka bersaing secara sehat. Mereka tetap saling mendukung satu sama lain selama di galeri MasterChef.

 

"Aku orangnya, kalo udah masak, bukan mau jadi pemenang, tapi aku mau makananku enak," tutur Hamdzah

Hamdzah mengatakan, di MasterChef itu tidak hanya untuk jago masak saja, tapi kamu harus adaptasi atau mati. Srategi itu sangat penting.

 

"Kalau buat aku, bukan kepintaran akademis, tapi mental. Gimana kalian berpikir logis dalam kondisi apapun, walupun kalian udah diujung tanduk, kalian nggak tahu harus ngapain, berfikir. Karena sampe dititik manapun kalian berada, tekanan itu nggak akan berhenti," tambah Hamdzah.

 

Untuk selanjutnya mereka berdua juga memiliki planning, yaitu mereka ingin lebih mengembangkan usahanya lagi.

 

Umi Yuli juga berharap agar ia bisa berkesempatan masak untuk Walikota Tangerang.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill