Connect With Us

KH Uci Turtusi Meninggal Dunia, Selamat Jalan Abuya

Redaksi | Selasa, 6 April 2021 | 08:26

Abuya KH Uci Thurtusi. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kabar duka datang dari Abuya KH Uci Thurtusi, Abuya Uci Atau lebih dikenal dengan Abah Uci.

Dia merupakan Guru Besar seorang Pengasuh sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Ta'lim Al-Istiqlaliyyah yang berada di wilayah Kampung Cilongok, Desa Sukamantri Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

"Benar valid infonya, saya baru dari Cilongok. Cuma karena perempuan, saya tak bisa masuk hanya di luar saja," ujar Puspiptasari kepada TangerangNews.com, Selasa (6/4/2021) pagi. 

Dalam video yang didapat TangerangNews.com  tampak ratusan pelayat telah berdatangan pada pagi hari ke kediaman teman baik dari Gus Dur tesebut. Namun, belum diketahui penyebab Abuya Uci meninggal karena sakit apa. 

KH Uci Turtusi memulai pendidikannya dengan belajar langsung kepada ayahnya, Abuya Dimyathi Cilongok. Setelah selesai belajar dengan ayahnya, beliau melanjutkan pendidikannyan dengan belajar kepada 32 orang guru di berbagai pesantren, yang beliau tempuh selama 32 tahun.

Ketika belajar di pesantren, beliau termasuk orang yang sering pindah-pindah. Paling lama waktu belajar, beliau tempuh selama 3 tahun lebih bahkan ada yang hanya  sehari kemudian beliau pindah lagi. 

Hal tersebut dikarenakan ketika pengasuh pesantren mengetahui bahwa beliau adalah anak Abuya Dimyathi Cilongok, maka kebanyakan para kiai justru tidak berani menerimanya sebagai murid.

KH Uci Turtusi adalah tokoh ulama besar yang sangat dihormati dan disegani oleh semua kalangan masyarakat, beliau sangat berjasa besar karena telah mengharumkan bangsa Indonesia terutama Kabupaten Tangerang.

Dengan keistimewaan dan karomah yang diberikan Allah SWT kepada KH. Uci Turtusi, hati umat islam merasa rindu untuk bertemu dan silaturahmi dengan sosok sang ulama ini, dengan kepiawaiannya menyampaikan dan mengajarkan ilmu agama dengan ikhlas, sehingga tausiyah yang disampaikan sangat jelas dan mudah dipahami oleh para jamaah. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Jelang Musim Hujan, Pemkab Tangerang Kucurkan Rp50 Miliar Kebut Proyek Penanganan Banjir

Jelang Musim Hujan, Pemkab Tangerang Kucurkan Rp50 Miliar Kebut Proyek Penanganan Banjir

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:59

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelontorkan anggaran sebesar Rp50 miliar dari APBD 2026, untuk penanganan banjir di wilayahnya.

TANGSEL
Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:04

Peristiwa penembakan polisi terjadi di Markas Komando Polisi Perairan dan Udara (Mako Polairud) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat 16 Oktober 2026, kemarin.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill