Bidik 10 Besar Dunia di 2029, Bandara Soetta Kebut Transformasi Lewat 3 Program Ini
Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12
Pemerintah menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masuk dalam jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029.
TANGERANGNEWS.com- Masyarakat Provinsi Banten boleh berbangga. Terpilihnya H Surta Wijaya menjadi Ketua Umum DPP Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menjadi sejarah baru bagi masyarakat Banten.
Surta Wijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Apdesi Banten, baru saja terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum DPP Apdesi periode 2021-2026, di Jakarta pada Minggu 19 September 2021.
Surta Wijaya menjadi orang Banten pertama yang menjadi pucuk pimpinan DPP Apdesi. “Alhamdulillah, saya mengucapkan syukur tak terhingga. Ini berkat doa dan dukungan semua pihak, saya tepilih menjadi Ketum DPP Apdesi,” ujar Surta Wijaya seperti dikutip dari kanaltangerang.
SurtaWijaya yang merupakan Kepala Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, ini menuturkan bahwa setelah diberikan amanah untuk memimpin DPP Apdesi, dirinya beserta jajaran pengurus akan segera melakukan konsolidasi organisasi.
Menurut dia, hal ini dimaksudkan agar mesin oganisasi bisa langsung bergerak untuk melakukan konsolidasi hingga kepengurusan tingkat kecamatan di seluruh Indonesia.
Surta Wijaya mengakui tugas tersebut tidak mudah karena menyangkut urusan kemajuan nasional bangsa Indonesia. “Ini memang bukan tugas ringan. Insya Allah Apdesi akan memberikan kontribusi pemikiran dan tenaganya untuk kemajuan bangsa dan negara,” kata Surta Wijaya menjelaskan.
Pemerintah menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masuk dalam jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews