Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANGNEWS.com-Pangea Coffee salah satu cafe yang berada di kawasan kuliner Pasar Lama menawarkan suasana nyaman bagi para pengunjung untuk menikmati aneka makanan dan minuman yang disajikannya. Pangea Coffee salah satu cafe anyar ini berdiri sejak 5 Oktober 2017. Nama Pangea sendiri diambil dari teori Jerman pada saat sebelum benua terpecah.
Masyarakat Jerman mempercayai, sebelum benua ini terpecah menjadi lima, berawal dari satu daratan yang bernama daratan Pangea. "Jadi satu daratan itu artinya semua kalangan, mulai dari anak sekolah hingga orang tua sangat cocok bila berkunjung untuk makan dan minum disini, jadi tidak membedakan," ujar Niam Syukri, Manager Pangea Coffee, Selasa (14/11/2017).
Cara Pangea Coffee menarik perhatian para pengunjung dari semua kalangan itu dengan menawarkan berbagai macam makanan dan minuman unik serta kekinian. Diantaranya untuk makanan, Pangea Coffee menyediakan Ayam Geprek, Warung Rempah, Gulai Tikungan, aneka macam Roti, Taichan, dan makanan andalannya yaitu Signature Indomie Sambal Honje khas Bali yang dibuat dari bunga kecombrang dan diolah menjadi pedas, asem, wangi, dan nyegerin.

Sedangkan berbagai minuman unik juga bisa ditemukan di cafe ini yang sudah pasti menyajikan berbagai kopi dari Nusantara, seperti kopi Arabika, Aceh Gayo, dan masih banyak lagi. Semua makanan dan minuman di cafe ini dibanderol dengan harga yang sangat miring, yakni mulai dari Rp. 4.000 hingga Rp. 30.000 saja.
"Kami memprioritaskan harga yang murah, dibanding cafe lain, dengan kualitas tempat yang ngga kalah memadai, serta memberikan servis dengan pelayanan yang baik," ucap Niam. Pangea Coffee buka setiap hari pada pukul 15.00 - 23.00 WIB, yang lebih tepatnya Pangea Coffee ini terletak di Jalan A Damyati no.20, Kelurahan Sukarasi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (DBI/DBI)
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TODAY TAGDinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang memperketat pengawasan di daycare yang berada di wilayahnya.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews