Connect With Us

Pemkot Tangsel Sulap Bantaran Kali Mati di Jombang Jadi Destinasi Wisata

Rachman Deniansyah | Sabtu, 25 Januari 2020 | 15:50

Taman Hutan Kota Jombang di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Penataan kota terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel). Sebuah bantaran kali mati di wilayah Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat disulap menjadi Taman Hutan Kota Jombang. 

Taman Hutan Kota Jombang itu mulai dibangun sejak awal tahun 2019 lalu, dan selesai tepat waktu pada Desember 2019. Dalam pembangunannya, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel menggunakan anggaran yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Wisata

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel Rosi Yuliandi mengatakan, pembangunan ini awalnya bertujuan untuk menjadikan saluran kali kembali pada fungsi ke utamanya yaitu sebagai saluran pembuang dari jalan Sumatera menuju ke Kali Cibenda. 

"Pembangunan prasarana dan bantaran Kali Mati Jombang - Kali Cibenda Hilir dibagi tiga segmen, antara lain, Segmen 1 yang menghubungan Jalan Sumatera-Pesantren-Jalan SMK. Segmen 2 yang menghubungkan Jalan SMK-Balai Pertanian Jombang dengan menggunakan Flying Deck, serta Segmen 3 meliputi saluran kali pembuang dari Balai pertanian menuju Kali Cibenda," papar Rosi, Sabtu (25/1/2020).

Taman Hutan Kota Jombang di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangsel.

Namun, kata Rosi, selain melakukan pembenahan terhadap kali mati, DPU Tangsel juga sengaja mendesain bangunan di sekitar lokasi menjadi tempat yang indah. Sehingga masyarakat pun tertarik dan senang. Hal itu pun serupa dengan yang dilakukan DPU Tangsel di tempat lain, seperti Tandon Ciater, Kali Jaletreng, dan lainnya.

"Sebagai tambahannya kita menata Hutan Kota Jombang sebagai ekowisata, icon lingkungan sehat dan wahana relaksasi masyarakat," ujar dia. 

Rosi melanjutkan, wisata Taman Hutan Kota Jombang menyediakan beberapa wahana, seperti rumah pohon yang melewati jembatan gantung, fitnes outdoor, tempat bermain anak, tempat kumpul keluarga, dan spot-spot yang apik digunakan sebagai latar foto. 

Taman Hutan Kota Jombang di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangsel.

Menurutnya, Pembangunan Prasarana dan Bantaran Kali Mati Jombang - Kali Cibenda Hilir itu dilaksanakan sebagai salah satu cara untuk mengatasi banjir dengan mengalirkan air ke Kali Cibenda.

Taman Hutan Kota Jombang di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangsel.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel Aries Kurniawan menambahkan, dengan selesainya Pembangunan Prasarana dan Bantaran Kali Mati Jombang - Kali Mati Cibenda Hilir, masyarakat Tangsel memiliki alternatif tempat wisata alami di tengah kota. 

"Kami berharap masyarakat Tangsel bisa memanfaatkan Taman Hutan Kota Jombang ini sebagai tempat wisata. Tak hanya memanfaatkan, tapi juga menjaganya agar keberlangsungan lokasi wisata ini tetap terjaga," pungkasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill