Connect With Us

Taman Gajah Tunggal Tangerang Tetap Eksis Meski Pandemi

Redaksi | Kamis, 28 Januari 2021 | 09:29

Taman Gajah Tunggal Tangerang (Faizatul Ilmiyah / Istimewa)

Oleh: Faizatul Ilmiyah

TANGERANGNEWS.com-Siapa yang tidak tahu tentang Taman Gajah Tunggal? Salah satu taman di Kota Tangerang yang dibangun atas kerjasama antara pemerintah daerah setepat dengan pihak swasta ini sudah ada sejak Tahun 2017.

Taman yang memiliki letak strategis di atas lahan seluas lebih dari 7000 persegi ini diperuntukan sebagai ruang terbuka hijau di Jalan Pahlawan Seribu, tepian Sungai Cisadane, Cikokol.

Taman Gajah Tunggal memiliki beberapa fasilitas yang sangat membuat nyaman dan juga asyik untuk berkumpul bersama keluarga.

Tak hanya untuk bersama keluarga beberapa kali juga didapati banyak mudi-mudi yang berkunjung ke taman ini untuk berfoto.

Terdapat juga yang memancing di tepian taman ini, tentu karena taman ini terletak di tepian sungai.

Sepanjang yang diamati, taman ini hingga kini selalu dikunjungi oleh para wisatawan lokal.

Selain karena akses yang mudah, taman ini juga sangat menyejukkan mata dengan pemandangan yang ada

Tempat bermain yang terawat dan memadai, pemandangan sungai dipadu dengan daun-daun hijau serta pemandangan gedung-gedung tinggi di sekeliling taman tersebut.

Namun tak bisa dipungkiri, masa pandemi membuat segala kegiatan pariwisata mandek.

Semua kegiatan terpaksa dihentikan termasuk berwisata atau hanya sekedar berkunjung ke taman.

Terbukti dengan pedagang di food court taman yang memilih tidak berjualan selain karena PSBB yang diterapkan pemerintah, namun penurunan jumlah pengunjung taman juga salah satu pengaruhnya.

Meski demikian, masih terdapat beberapa masyarakat yang tetap berkunjung ke taman ini tentu dengan protokol kesehatan.

Pantauan pada 23 Januari 2021, ada sekitar 30 orang yang mengunjungi taman baik bersama keluarga maupun tidak.

Mereka tetap menikmati suasana taman dengan nyaman dan bahkan salah satu pengunjung mengatakan bahwa tempat ini sangat nyaman untuk dijadikan tempat berbincang dengan teman.

Didapati juga muda-mudi yang berfoto dan mereka juga mengatakan bahwa masa seperti ini membuat mereka lebih mudah menentukan angle foto.

Masa pandemi bukan sebuah halangan dan rintangan yang berarti bagi taman ini, nyatanya taman ini masih bisa tetap eksis dan disenangi oleh masyarakat.

Namun yang perlu jadi perhatian lebih adalah pandemi yang bisa saja menghampiri mereka yang berkunjung ke taman.

Di sinilah peran serta kita untuk tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill