Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Warga di Perumahan Garden City di RW 22, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, memanfaatkan danau untuk dijadikan sebagai budidaya ikan menggunakan keramba.
Mereka memanfaatkan sarana yang ada untuk beraktivitas di tengah pandemi COVID-19. Sarana budidaya ikan ini nantinya bisa jadi area wisata keramba jika pandemi telah usai.

Dulu sebelum dijadikan tempat wisata keramba, daerah tersebut terkenal dengan kawasan banjir karena berdekatan dengan danau. Selama 6 bulan berjalan, saat ini sudah terdapat kurang lebih 164 keramba.

"Dulu di sini terkenal dengan banjirnya, nah saya pengen merubah image yang jelek itu bisa dijadikan tempat wisata. Karena di sini ada danau jadi dibuat keramba ini," ujar Iwan Sanjaya, Ketua RT setempat, Rabu (31/3/2021).

Di dalam keramba ada berbagai macam ikan diantaranya ikan lele, nila, mas dan patin. Dengan masing-masing keramba terdapat kurang lebih 2.000 ikan.

Hasil panen ikan tersebut akan dijual ke pemasok seperti pasar atau perorangan. Harganya pun relatif murah karena langsung dari peternak ikannya.

Rencananya ke depan, hasil panen ikan akan dijadikan produk olahan umkm seperti abon lele. Dengan harapan bisa membantu perekonomian warga di RW 22. (RAZ/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews