Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Salah satu wilayah di Jakarta Barat yang terkenal berkat keberadaan terminalnya, yakni Kalideres ternyata asal usul penamaannya berasal dari arus Sungai Cisadane Tangerang.
Penamaan tersebut lantaran aliran air Mookervart yang begitu deras dari Sungai Cisadane hingga Kali Angke. Aliran air Mookervart diambil dari nama Vincent van Moock, seorang tuan tanah Belanda, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Jumat 18 November 2022.
Van Moock membangun saluran selama tiga tahun (1682-1685), nantinya saluran tersebut pada masa kolonial Belanda akan dimanfaatkan sebagai jalur transportasi penghubung Batavia dan Tangerang.
Ketika saluran tersebut mulai terbentuk, wilayah yang tadinya didominasi hutan, perlahan menjadi lahan garapan hingga pemukiman penduduk.
Aliran sungai yang deras tersebut kerap menjadi tontonan warga setempat dari atas jembatan penghubung. Akhirnya warga pun menyebutnya dengan kalideres.
Penamaan tersebut masih bertahan hingga saat ini, meski aliran sungai tersebut sudah tidak deras lagi, lantaran kondisi air sungai yang sudah tercemar akibat limbah penduduk ataupun pabrik-pabrik di sekitar.
Aliran sungai itu dapat dilihat dari salah satu sisi jalan saat melintasi Jalan Raya Daan Mogot yang juga menjadi jalan perbatasan Tangerang dan wilayah Jakarta Barat.
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGSD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).
Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews