Connect With Us

Arus Sungai Cisadane Tangerang Jadi Inspirasi Nama Kalideres, Begini Asal Usulnya

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 18 November 2022 | 16:32

Terminal Kalideres, Jakarta Barat. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Salah satu wilayah di Jakarta Barat yang terkenal berkat keberadaan terminalnya, yakni Kalideres ternyata asal usul penamaannya berasal dari arus Sungai Cisadane Tangerang.

Penamaan tersebut lantaran aliran air Mookervart yang begitu deras dari Sungai Cisadane hingga Kali Angke. Aliran air Mookervart diambil dari nama Vincent van Moock, seorang tuan tanah Belanda, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Jumat 18 November 2022.

Van Moock membangun saluran selama tiga tahun (1682-1685), nantinya saluran tersebut pada masa kolonial Belanda akan dimanfaatkan sebagai jalur transportasi penghubung Batavia dan Tangerang.

Ketika saluran tersebut mulai terbentuk, wilayah yang tadinya didominasi hutan, perlahan menjadi lahan garapan hingga pemukiman penduduk.

Aliran sungai yang deras tersebut kerap menjadi tontonan warga setempat dari atas jembatan penghubung. Akhirnya warga pun menyebutnya dengan kalideres. 

Penamaan tersebut masih bertahan hingga saat ini, meski aliran sungai tersebut sudah tidak deras lagi, lantaran kondisi air sungai yang sudah tercemar akibat limbah penduduk ataupun pabrik-pabrik di sekitar.

Aliran sungai itu dapat dilihat dari salah satu sisi jalan saat melintasi Jalan Raya Daan Mogot yang juga menjadi jalan perbatasan Tangerang dan wilayah Jakarta Barat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill