Connect With Us

6 Cara Seru Beraktivitas di Taman Gajah Tunggal Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 9 Januari 2023 | 16:42

Ilustrasi pengunjung Taman Gajah Tunggal, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Salah satu spot wisata murah dan aman untuk anak di Kota Tangerang yakni Taman Gajah Tunggal, yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kecamatan Tangerang.

Taman dengan ciri khas patung gajah yang terbuat dari karet ban ini dapat ditempuh sekitar tiga kilometer dengan durasi berkendara kira-kira 15 menit dari Stasiun Tangerang.

Adapun beberapa aktivitas seru yang dapat dilakukan di taman ini ialah sebagai berikut, seperti dilansir dari kompas.com, Senin 9 Januari 2023:

 

1. Memancing 

Lokasinya yang persis berada di sebelah Sungai Cisadane menjadikan Taman Gajah Tunggal sekaligus menjadi spot memancing. Untuk memancing di area ini, pemancing berdiri di pagar pembatas, lalu melemparkan kail ke arah sungai.

Salah satu jenis ikan yang bisa didapat adalah ikan tawes. Namun, jika ingin memancing di tempat ini, harus menyiapakn sendiri peralatan memancing dari rumah.

 

2. Berolahraga 

Dengan area taman seluas 7.000 meter persegi, tentunya akan sangat pas untuk dijadikan tempat berjalan santai atau berolahraga, pun tempat ini memang menyediakan fasilitas jalur untuk menunjang kegiatan tersebut.

Jalur ini berada di tepi Sungai Cisadane, ditemani oleh pepohonan rindang sepanjang jalan hingga Kali Pasir Promenade yang juga masih di tepi Sungai Cisadane.  

 

3. Nongkrong 

Ciri khas yang mencolok dari taman ini adalah, banyaknya ornamen ban dengan beranekan di seluruh titik penjuru area taman. Hal ini dikarenakan Taman Gajah Tunggal diresmikan oleh produsen ban PT Gajah Tunggal.

Salah satunya adalah bangku taman yang menggunakan ban di bawah bangku sebagai penopang. Bangku-bangku ini tersebar di seluruh area taman sehingga pengunjung bisa menggunakannya, sambil menikmati suasana atau menyantap makanan ringan. 

 

4. Bermain 

Taman Gajah Tunggal memiliki fasilitas bermain anak seperti perosotan dan ayunan. Uniknya, permainan ini sebagian besar terbuat dari ban.

Pengunjung dapat menikmati fasilitas ini secara cuma-cuma. Selain itu, ada pula amfiteater warna-warni yang bisa dijadikan tempat duduk-duduk dan latar foto. 

 

5. Wisata Kuliner

Tidak lengkap berwisata tanpa ditemani sajian kuliner. Taman Gajah Tunggal memiliki sejumlah tenant yang berjejer menawarkan aneka makanan dan minuman, dengan harga cukup terjangkau mulai dari Rp5 ribu saja.

Sebagian besar dari tenant tersebut menawarkan mi instan, tetapi ada juga yang menjajakan camilan lainnya, antara lain takoyaki dan sosis bakar. Sementara minumannya, mulai dari air minum dalam kemasan hingga aneka jus.  

 

6. Berfoto di Spot Instagramable 

Tersedia banyak spot-spot yang tampak Instagenic di Taman Gajah Tunggal sehingga cocok untu mempercantik feed Instagram. 

Salah satunya adalah lorong yang diselimuti tanaman rambat. Lalu, spot foto lainnya juga ada jalur pejalan kaki dengan latar Jembatan Merah dan di depan patung gajah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill