Connect With Us

Bus Jawara Tangerang Satu-satunya Transportasi Wisata Gratis di Banten

Advertorial | Senin, 27 Februari 2023 | 18:54

Bus Jawara Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang yang dulunya sebagian besar wilayahnya persawahan, terus maju berkembang menjadi kota penjara, kota industri, kota jasa dan menjadi kota aerotropolis.

Kini, Kota Tangerang pun memiliki berbagai pesona di setiap sudutnya, yang tidak boleh dilewatkan. Pasalnya, banyak sudut kota diubah menjadi kawasan wisata seperti taman-taman hingga kampung-kampung yang menarik dikunjungi.

Untuk menikmati itu semua, Kota Tangerang memiliki alternatif transportasi secara gratis untuk para wisatawan berkeliling kota yaitu Bus Jalan-Jalan Wisata Rakyat Tangerang atau biasa dikenal dengan Bus Jawara.

Diketahui, transportasi wisata Kota Tangerang dengan konsep hop-on hop off yang sangatlah popular di dunia wisata ini, merupakan satu-satunya yang dimiliki di Provinsi Banten sejak Agustus 2019 silam. 

Kota Tangerang memiliki enam unit Bus Jawara berukuran besar dengan kapasitas 32 kursi.

Jumlah untuk bagian penumpang terbagi menjadi dua, yaitu kabin tertutup pada bagian depan dengan fasilitas AC dan bagian belakang yang terbuka tanpa kaca.

Beroperasi setiap hari, mulai pukul 15.30-18.00 WIB, yang tersedia di empat lokasi pemberhentian, yakni Taman Elektrik depan Puspem Kota Tangerang, Taman Gajah, Taman Potret dan Jembatan Kaca Cisadane.

Kepala PT TNG Kota Tangerang Edi Candra mengungkapkan Bus Jawara mengajak penumpangnya berkeliling kota dengan rute yang cukup panjang, yaitu sekitar 13,4 kilometer.

Adapun rute perjalanannya dimulai dari Taman Elektrik Puspem – Jalan Veteran – Taman Burung – Kawasan Kuliner Laksa Tangerang – Taman Potret – Taman Gajah tunggal – Kampung Bekelir – Jalan Otista – KS Tubun – Jembatan Berendeng – Taman Pramuka dan Kembali ke Taman Elektrik. 

Bagi masyarakat Kota Tangerang maupun wisatawan yang ingin merasakan bus gratis ini, bisa datang langsung ke titik-titik lokasi pemberhentian Bus Jawara.

"Masyarakat diimbau datang lebih cepat guna menghindari ramainya wisatawan apalagi saat akhir pekan,” ungkap Edi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menjelaskan secara pengoperasian Bus Jawara di bawah kendali Dishub.

Bus Jawara beroperasi setiap sore hari untuk masyarakat umum. Selain itu, juga dapat carter satu kelompok masyarakat atau wisatawan yang ingin berkeliling bersama-sama. 

Selama beroperasi, bus ini telah dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP di Kota Tangerang.

Tak terkecuali, kelompok masyarakat seperti kelompok pengajian ibu-ibu maupun lainnya, begitu juga kelompok wisatawan dari luar Kota Tangerang. 

“Baik warga Kota Tangerang maupun luar Kota Tangerang Bus Jawara dapat digunakan secara gratis. Bagi mereka kelompok sekolah maupun masyarakat yang ingin carter Bus Jawara, tinggal bersurat saja ke Dishub, secara jadwal nanti akan diatur. Tercatat, untuk saat ini orderan Bus Jawara sudah penuh hingga bulan puasa mendatang,” katanya.

BANTEN
PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

Sabtu, 26 September 2026 | 10:16

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill