Connect With Us

Musim Kemarau, Ini Cara Menikmati Liburan Jadi Tetap Menyenangkan Meski Cuaca Panas Menyengat

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 12 Mei 2023 | 15:15

Ilustrasi Musim Kemarau. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Tangerang dilanda cuaca dan panas yang cukup menyengat.

Bahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan suhu terpanas di Indonesia sempat melanda Ciputat, Tangerang Selatan, dengan suhu maksimum mencapai 37,2 derajat celsius pada 17 April 2023, lalu.

Kemarau ini memang terkadang menghambat liburan di akhir pekan lantaran panas yang menyengat. Meski begitu, musim kemarau merupakan salah satu waktu yang tepat untuk berlibur dan menikmati cuaca cerah.

Namun, perlu beberapa persiapan khusus agar liburan berjalan dengan nyaman dan menyenangkan. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda menikmati liburan yang aman dan menyegarkan saat musim kemarau.

1. Pilih destinasi yang sesuai

Saat memilih destinasi liburan, pertimbangkan tempat yang menawarkan aktivitas yang cocok untuk musim kemarau, seperti pantai, danau, atau taman air. Hindari destinasi yang mungkin menghadapi masalah kekeringan atau cuaca yang terlalu panas.

2. Periksa prakiraan cuaca

Sebelum berangkat, selalu periksa prakiraan cuaca untuk destinasi liburan Anda. Ini akan membantu Anda merencanakan aktivitas dan membawa pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca yang diharapkan.

3. Lindungi diri dari sinar matahari

Cuaca panas berarti paparan sinar matahari yang tinggi. Pastikan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF yang cukup tinggi dan mengenakan topi serta kacamata hitam untuk melindungi kulit dan mata Anda. Kenakan pakaian yang longgar dan berbahan ringan untuk menghindari terik matahari langsung.

4. Hindari jam-jam terpanas

Jika memungkinkan, hindari beraktivitas di luar pada jam-jam terpanas, terutama antara pukul 11 pagi hingga 3 sore. Gunakan waktu ini untuk beristirahat di tempat yang teduh atau menikmati makan siang di dalam ruangan yang ber-AC.

5. Tetap terhidrasi

Penting untuk tetap terhidrasi selama musim kemarau. Bawa botol air minum yang dapat diisi ulang dan minumlah secara teratur. Hindari minuman berkafein atau beralkohol yang dapat menyebabkan dehidrasi. Jika beraktivitas intensif, pertimbangkan untuk mengonsumsi minuman elektrolit yang dapat menggantikan elektrolit yang hilang.

6. Rencanakan aktivitas indoor

Jika suhu menjadi terlalu panas di luar, pertimbangkan untuk merencanakan aktivitas indoor seperti mengunjungi museum, galeri seni, atau menonton film di bioskop. Ini akan memberikan waktu istirahat dari panas dan memungkinkan Anda menikmati hal-hal yang menarik di dalam ruangan yang ber-AC.

Demikian beberapa cara berlibur ketika musim kemarau dengan cuaca yang panas menyengat. Pastikan untuk menyiapkan segala hal yang dibutuhkan agar momen liburan tetap terasa menyenangkan.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill