Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tangerang harus segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Pergeseran perilaku konsumen berbelanja ke platform digital menjadi peluang sekaligus tantangan.
Sandiaga Uno pun mengajak UMKM di Tangerang untuk memanfaatkan digital market tersebut untuk melakukan ekspansi produk di era revolusi industri 4.0 ini.

Karena, kata Sandi, masih banyak pelaku UMKM yang belum sadar dengan kondisi ini.
"Era 4.0 semuanya serba mudah dengan penggunaan teknologi yang serba canggih. Makanya, UMKM harus mengimbangi perkembangan itu," Ujar Sandi usai menjadi pembicara seminar bertajuk International Conference on Global Innovation and Trends in Economy yang digelar Universitas Pelita Harapan Karawaci, Kamis (7/11/2019).
Penggunaan teknologi, lanjutnya, sangat memudahkan transaksi.
Baca Juga :
"Salah satunya bekerja sama dengan perusahaan teknologi seperti perusahaan layanan transaksi secara online atau cashless," imbuhnya.
Sandi mengimbau, pelaku UMKM segera bermigrasi ke platform market digital ini dengan mempercepat proses atau memanfaatkan teknologi untuk usaha.
Selain itu, ia meminta pemerintah melakukan pembinaan kepada UMKM terkait penggunaan teknologi.
"Ada pelatihan atau pembinaan yang khusus kepada UMKM, agar mereka dengan cepat bisa mengadopsi teknologi," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGMemasuki masa liburan sekolah pertengahan tahun 2026, Tangcity Mall menghadirkan destinasi rekreasi baru bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews