Connect With Us

Mahasiswanya Menang Lomba Internasional, Rektor: Bukti UMT Berdaya Saing

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:49

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah saat memberikan sambutan dalam acara malam Anugerah UMT Sayembara Internasional Menulis Cerpen dan Puisi di Kampus UMT, Minggu, 30 Oktober 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com– Momentum Bulan Bahasa, MoRA Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Victoria Australia dan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bekerja sama dengan Kantor Bahasa Provinsi Banten menggelar Sayembara Penulisan Cerita Pendek (Cerpen) dan Puisi tingkat Internasional.

Sayembara itu berlangsung sejak awal September 2022 hingga malam puncaknya yang digelar di Plaza Kampus UMT, Minggu, 30 Oktober 2022. Pada malam itu juga berlangsung pengumuman pemenang sayembara tersebut.

Informasi diperoleh, sebanyak 302 peserta mengikuti sayembara yang menyasar para mahasiswa dalam dan luar negeri, pemerhati bahasa bereputasi nasional/internasional, dan diaspora Indonesia di mancanegara.

Adapun dewan juri dalam sayembara ini tidak tanggung-tanggung, ada empat sastrawan terkenal Indonesia yang sudah bereputasi internasional yang menjadi dewan juri, yaitu Putu Wijaya, Helvy Tiana Rose, Zen Hae, dan Hanna Fransisca. 

Baca juga: Pemuda Tangerang Ini Perkenalkan Yoga Asana Hingga Juara di Fornas

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan sayembara yang bertujuan meningkatkan daya literasi menulis kreatif dan menginternasionalkan bahasa Indonesia melalui lomba tersebut.

Amarullah menambahkan, dari hasil penilaian dewan juri yang begitu ketat, akhirnya dinyatakan 10 pemenang terbaik untuk cerpen dan 10 terbaik untuk puisi.

“Setiap pemanang masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar USD 250, sertifikat dan plakat dari penyelenggara,” ujarnya. 

Menurut Amarullah, salah satu pemenang lomba tersebut merupakan mahasiswa pascasarjana UMT. "Bahwa mahasiswa UMT memiliki daya saing dan mampu masuk nominasi kejuaraan ini," jelasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill