Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah sedang mencari cara untuk dapat mengatasi ribuan pilot yang menganggur di Tanah Air ini. Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso sedang mencoba merealisasikan jurus untuk mencari jalan keluar dalam permasalahan tersebut.
"Kami telah menjalin kerja sama dengan negara - negara lain yang memiliki hubungan baik dengan kita untuk menampung para pilot yang belum bekerja itu," kata Agus saat ditemui di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Senin (6/11/2017).
BACA JUGA : 1000 Pilot Indonesia Nganggur
Dia menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan hubungan bilateral dengan negara - negara yang diantaranya adalah China dan Meksiko. "Mengapa kita bekerja sama dengan China? Karena banyak airlines dari China yang bertujuan ke Indonesia. Ada empat maskapai," ujarnya.
Menurut Agus, China juga memiliki wilayah yang sangat luas. Terlebih lagi jumlah penduduknya juga cukup banyak. "Hubungan ini diharapkan agar para pilot dapat diendorse dengan maskapai - maskapai dari negara China. Ini solusi sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran pilot di Indonesia," ucap Agus.
Agus juga menyebut jajarannya dalam waktu dekat ini akan bertolak ke Meksiko. Kunjungan bilateral itu rencananya digelar pada 10 November 2017. "Kita juga punya produksi pesawat sendiri. Diharapkan proses produksi segera rampung, nantinya mau buat ekspansi untuk dikonsumsi di China dan Meksiko," imbuhnya.(RAZ/HRU)
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews