Connect With Us

Melihat Antusiasme Pelajar di Rumah Kreatif BUMN Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 29 Desember 2017 | 14:00

| Dibaca : 293

Para pelajar binaan yang menggeluti berbagai ilmu di rumah kreatif BUMN Tangerang, turut hadir saat diresmikannya rumah tersebut, oleh PT Angkasa Pura II, Jumat (29/12/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Antusiasme para pelajar binaan yang menggeluti berbagai ilmu di rumah kreatif BUMN Tangerang terlihat saat rumah tersebut diresmikan oleh PT Angkasa Pura II, Jumat (29/12/2017).

Seperti Bustanuddin. Ia merupakan salah satu pelajar dari rumah kreatif BUMN Tangerang yang menggeluti ilmu marketing pada era digital.

Pria berusia 21 tahun asal Kelurahan Selapajang ini, mengaku tidak suka sama sekali dengan dunia pemasaran, karena dirinya harus memiliki pengetahuan tentang mengaplikasikan komputer. Namun, ketidaksukaan itu terelakkan sesaat dirinya menjadi salah satu pelajar binaan dari rumah kreatif BUMN Tangerang.

BACA JUGA:

Dirumah kreatif ini, Ia sudah bergabung selama satu bulan. Ternyata pengetahuan yang ia dapati selama ini tak sia-sia.

"Dulunya saya pas lulus sekolah memang engga suka komputer, apalagi berbisnis, nawarin-nawarin barang dagangan enggak suka, malu," ujarnya, saat ditemui di ruang praktek komputer rumah kreatif BUMN Tangerang, siang ini.

Kini pemuda yang kerap dipanggil Udin ini, telah lihai mengaplikasikan sebuah komputer. Memahami teknologi pun menjadikannya bisa lebih termotivasi lagi untuk terjun sebagai pelaku UKM diera digital.

"Senang saya bisa gabung di sini, bisa belajar banyak. Tadinya kalo buat power point aja ribet. Tapi sekarang sudah engga ribet, malahan sekarang sudah bisa presentasi," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Human Capital & Finance Eksekutif Manager AP II, Indah Suryandani mengatakan, rumah kreatif BUMN Tangerang merupakan wadah para mitra binaan yang menggali ilmu tentang berbagai pemasaran termasuk marketing diera digital.

"Mereka akan ada mendapatkan kurikulum khusus selama kurang lebih 6 bulan. Setelah itu nanti akan ada sertifikat untuk mereka. Disini ada tenaga khusus untuk memberikan itu konsultasi," katanya.

Setelah para binaan menggeluti ilmu pengetahuan yang diberikan dari rumah kreatif BUMN Tangerang, kata Indah, nantinya para binaan diharapkan bisa terjun ke dunia bisnis pada era digital.

"Sebelumnya kan para mitra kami kesulitan memasarkan produk bisnis. Nah disini mereka punya pemahaman. Apalagi diera digital tentunya mereka akan bisa memasarkan produk secara online," tuturnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Sadis, Wanita Ini Diperkosa Lalu Dibakar Hingga Tewas

Sadis, Wanita Ini Diperkosa Lalu Dibakar Hingga Tewas

Senin, 16 Juli 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita diperkosa dan dibakar hidup-hidup hingga tewas oleh sekelompok pria di India. Dari lima pelaku, dua diantaranya telah ditangkap kepolisian setempat.

KOTA TANGERANG
Warga Kota Tangerang Menyemut di Jalan Sehat Sarungan

Warga Kota Tangerang Menyemut di Jalan Sehat Sarungan

Minggu, 23 September 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Acara Jalan Sarungan dalam rangkaian acara Festival Al Azhom ke-7 diikuti ribuan warga Kota Tangerang, Minggu (23/9/2018) pagi.

TOKOH
Ita Nurhayati, Komisioner KPU Perempuan Pertama di Kabupaten Tangerang

Ita Nurhayati, Komisioner KPU Perempuan Pertama di Kabupaten Tangerang

Senin, 3 September 2018 | 15:22

TANGERANGNEWS.com-Kaum perempuan semakin memantapkan kiprahnya di ruang publik, salah satunya Ita Nurhayati, Komisioner KPU Kabupaten Tangerang Divisi Program dan Data.

HIBURAN
Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Minggu, 2 September 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Astrella Cahaya, penyanyi cilik pendatang baru di industri musik tanah air meluncurkan album perdananya. Album berjudul Meraih Mimpi itu diluncurkan di Panti Asuhan Yayasan Sayap Ibu, Bintaro Tangsel, Minggu (2/9/2018).

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie