Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANGNEWS.com-Komunitas Bandara Soekarno-Hatta yang terdiri dari PT Angkasa Pura II, Imigrasi, Polres, Bea Cukai, Karantina, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan menggelar kerja bakti serentak di sejumlah titik yang ada di bandara terbesar di Indonesia itu, Jumat (19/1/2018).
Acara kerja bakti itu diikuti oleh para karyawan dan karyawati yang ada di lingkungan bandara. Seusai melakukan pembersihan di sejumlah titik dan tempat ibadah, mereka melanjutkannya di area perkantoran masing-masing.
BACA JUGA:
Acara tersebut dibuka oleh Kepala Cabang Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan dan Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Enang Syamsi Supriyadi, Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Erwin Situmorang dan sejumlah perwakilan dari instansi lainnya.

Acara yang digagas Kantor Imigrasi itu untuk menyambut hari bakti ke-68 Imigrasi pada 26 Januari 2018 mendatang.
“Kerja bakti ini sangat bagus untuk menciptakan kekompakan untuk kita, agar saling mengenal satu sama lainnya. Komitmen kami sama, yakni untuk menjadikan Bandara Soekarno-Hatta bersih dan nyaman untuk siapa saja yang berada di bandara,” terang Wakan.

Dia mengajak seluruh stakeholder di bandara bersama-sama untuk terus menjalin kerjasama yang erat lewat momentum bersih-bersih bandara ini.

“Dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan adalah suatu bentuk pengabdian. Baik secara individu maupun korporasi, kita semua dituntut untuk melakukan perubahan. Lepaskan asumsi, kebiasaan dan rutinitas selama ini, mari kita melakukan transformasi yang tidak biasa,” tegas Wakan.(DBI/RGI)
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TODAY TAGPesatnya tren belanja online membawa kemudahan sekaligus risiko penipuan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop UKM) Kota Tangerang mengedukasi warganya terkait hak dan kewajiban
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews