Connect With Us

Hari Pelanggan Nasional, Angkasa Pura II Undang Disabilitas Jadi Karyawan di Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 September 2019 | 18:29

Para petugas penyandang disabilitas saat bekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II (Persero) akan merekrut penyandang disabilitas untuk bekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Penyandang disabilitas nantinya akan bekerja di terminal penumpang pesawat tepatnya sebagai personel Information Center, Customer Service, atau iMate Lounge (i-Millennial Airport Travel Experience Lounge). 

Pada hari ini atau bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional 4 September, sebanyak 4 orang penyandang disabilitas melakukan kunjungan ke Terminal 2 dan 3 untuk mengetahui standar pelayanan kepada penumpang di Soekarno-Hatta. 

BACA JUGA:

Setelah kunjungan ini, selanjutnya akan dibahas lebih lanjut terkait tugas pokok dan fungsi mereka dalam bekerja di terminal. 

SVP of Corporate Secretary & Legal PT Angkasa Pura II (Persero) Deni Krisnowibowo mengatakan pada tahap awal ini perseroan akan merekrut 5 orang penyandang disabilitas.  

“Dalam waktu dekat kami akan merekrut penyandang disabilitas dan rencananya mereka akan ditugaskan sampai akhir tahun. Selanjutnya kami akan menawarkan kepada mereka untuk bergabung bersama AP II," ujarnya, Rabu (4/9/2019).

“Penyandang disabilitas seharusnya memiliki kesempatan yang sama untuk bisa bekerja di sektor pelayanan publik, dan kami berharap semangat yang tumbuh di Soekarno-Hatta ini bisa menyebar ke tempat lainnya,” jelas Deni.

Salah satu penyandang disabilitas yang berkunjung hari ini ke Terminal 3 Soekarno-Hatta adalah Catur Sigit Nugroho yang saat ini menggunakan kursi roda, di mana ia saat ini juga bekerja di Kementerian Perhubungan. 

Catur Sigit Nugroho mengatakan fasilitas yang ada di Soekarno-Hatta sudah memadai bagi para penyandang disabilitas untuk bekerja di sini. 

“Saya bisa menginformasikan kepada teman-teman disabilitas, kalau fasilitas di sini (Soekarno-Hatta) sudah memadai bagi para penyandang disabilitas untuk bekerja di sini,” jelasnya. 

Catur juga mengapresiasi Angkasa Pura II yang memiliki rencana untuk merekrut pegawai peyandang disabilitas. 

“Kebetulan Angkasa Pura II meminta kami untuk membantu pemetaan, mapping guna merekrut karyawan disabilitas,” jelas Catur Sigit Nugroho. 

Sementara itu, VP of Airport Global Service Angkasa Pura II Anindita Galuh Wardhani menuturkan penyandang disabilitas dapat berkontribusi pada keberagaman yang bisa meningkatkan pelayanan kepada para penumpang pesawat di terminal.

“Penyandang disabilitas membutukan kesempatan bekerja, yang terkadang sulit mereka dapatkan. Di Bandara Soekarno-Hatta fasilitas sudah sangat mendukung bagi penyandang disabilitas untuk bekerja penuh waktu, karena itu kesempatan kerja pun harus dibuka," katanya.

“Kami meyakini standar pelayanan di Soekarno-Hatta akan semakin meningkat dengan bergabungnya penyandang disabilitas sebagai personil frontliners kami,” tambah Anindita. 

Adapun kunjungan penyandang disabilitas sengaja dilakukan bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional, di mana hari ini adalah momentum yang menjadi pemompa semangat perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. 

Berkaitan dengan Hari Pelanggan Nasional, seluruh bandara di bawah pengelolaan Angkasa Pura II menggelar program Customer Happiness.

Angkasa Pura II saat ini mengelola 16 bandara yang tersebar di Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Pada Hari Pelanggan Nasional ini masing-masing bandara memperkenalkan kearifan lokal setempat kepada para penumpang pesawat melalui antara lain kesenian, makanan, dan baju adat.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:07

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyita sebanyak sebanyak 2.082.039 pcs dari 956 item produk kecantikan impor ilegal dari sebuah gudang di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 5 Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill