Connect With Us

Operator Transportasi Berkomitmen Wujudkan Fasilitas Ramah Disabilitas

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 September 2019 | 23:24

Kegiatan sosisalisasi pemenuhan aksesibilitas pelayanan jasa transportasi ramah disabilitas di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com—Kementerian Perhubungan menginisiasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sejumlah perusahaan jasa layanan transportasi umum untuk berkomitmen mewujudkan layanan transportasi yang ramah Disabilitas.

Penandatanganan komitmen perwujudan fasilitas transportasi ramah disabilitas itu berlangsung saat dihelat acara sosisalisasi pemenuhan aksesibilitas pelayanan jasa transportasi ramah disabilitas yang berlangsung di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/9/2019).

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti menekankan, perusahaan atau operator penyedia jasa layanan transportasi yang tidak turut berkomitmen memberikan pelayanan ramah disabilitas ini akan diberi sanksi.

"Sanksi yang akan diberikan itu bermacam-macam dan salah satunya adalah sanksi sosial, sebab komitmen tersebut juga sudah diumumkan ke publik," ujarnya.

Umiyatun mengatakan, operator jasa transportasi, baik darat, udara, laut, wajib mewujudkan sarana dan prasarana ramah disabilitas setelah penandatanganan komitmen tersebut.

Baca Juga :

"Kami akan tagih nanti dari operator dalam rencana ke depan, harus mulai memasukan unsur-unsur layanan disabilitas terutama dibidang transportasi," jelasnya.

Direktur Operasi dan Pelayanan PT Angkasa Pura II Ituk Herarindri.

Direktur Operasi dan Pelayanan PT Angkasa Pura II Ituk Herarindri mengaku sebagai operator 16 bandara di Indonesia akan turut serta mendukung program pelayanan ramah disabilitas ini. Terlebih, pihaknya juga sudah menerapkan program customer experience untuk menunjang komitmen tersebut.

"Terkait rekrutmen pekerja disabilitas di bandara sedang dalam proses, mudah-mudahan nanti kita akan temui para disabilitas yang bekerja di bandara. Rekrutmen pertama untuk posisi digital lounge atau jnformation desk, dan nanti kami akan koordinasikan kembali dengan Kemenhub," ujarnya.

Ituk menambahkan, dari semua kategori disabilitas pihaknya akan menyesuaikan posisi para penyandang disabilitas dalam rekrutmen tersebut.

"Nanti disesuaikan dengan kebutuhan di perusahaan karena sekarang sedang dalam proses," tuturnya.

Sementara itu, Cucu, seorang penyandang disabilitas menyambut baik penekanan nota kesepahaman yang memprioritaskan pelayanan penyandang disabilitas ini. Namun, ia menyebut hal itu jangan sampai menjadi seremoni belaka.

"Ini adalah komitmen pelayanan yang sangat baik agar teman-teman disabilitas menikmati sarana transportasi publik layaknya masyarakat umum. Tapi, ini harus diwujudkan," pungkasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill