Connect With Us

6 Kasus Penyelundupan Narkoba untuk Pesta Nataru Digagalkan di Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 23 Desember 2019 | 18:02

Para tersangka kasus penyelundupan narkoba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Bea Cukai Soekarno-Hatta mengungkap enam kasus penyelundupan narkoba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Barang haram ini disebut untuk memenuhi pesanan merayakan pesta menyambut tahun baru 2020.

Kepala Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan mengatakan, pada akhir tahun diduga harga jual narkoba mengalami diskon atau potongan harga. Sehingga, peredaran narkoba pada akhir tahun yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta kian marak.

BACA JUGA:

"Akhir tahun banyak sale , narkotika di internasional banyak sale , dijual harga lebih kurang. Sehingga Bea Cukai di sini mulai menegah semua melalui Bandara Soekarno-Hatta," ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/12/2019).

Dalam enam kasus penyelundupan narkoba melalui Bandara Soekarno-Hatta terungkap dalam periode 21 November-8 Desember 2019 atau menjelang perayaan Nataru. Kasus-kasus penyelundupan tersebut menurut Finari terungkap dengan dua cara pengiriman. Pertama, narkotika tersebut diselundupkan dari barang kiriman dan disimpan di gudang PJT (perusahaan Jasa Titipan).

"Empat kasus lainnya dibawa penumpang terminal 3 dan 2F," ungkapnya.

Dari enam kasus tersebut, Finari mengatakan, ditetapkan sebanyak 10 tersangka yang berasal dari berbagai negara. Lima di antaranya Warga Negara Indonesia. Bea Cukai beserta pihak kepolisian kini menahan barang bukti berupa 3827 gram Metavetamin, 2454 gram ekstasi, 2862 gram sintetik, 2011,4 gram tembakau gorila dan 2598 gram Ketamin. Sementara sepuluh tersangka dikenakan pasal UU 35 tahun 2009 dengan maksimal ancaman hukum mati.

Finari menambahkan bahwa pihaknya bersama stakeholder terkait seperti kepolisian, Imigrasi, hingga BNN akan sigap mengatasi upaya-upaya penyelundupan narkoba di Bandara Soekarno-Hatta demi melindungi masyarakat.

"Pengungkapan bukti nyata sinergita di Komunitas Bandara Soetta untuk membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba,” pungkasnya.(MRI/RGI)

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

SPORT
Bhayangkara FC dan Dewa United Bakal Beri Sanki Pemainnya yang Terlibat Insiden Tendangan Kungfu

Bhayangkara FC dan Dewa United Bakal Beri Sanki Pemainnya yang Terlibat Insiden Tendangan Kungfu

Rabu, 22 April 2026 | 21:33

Manajemen Bhayangkara FC dan Dewa United tengah menyelidiki insiden tendangan kungfu yang melibatkan para pemain kedua klub tersebut dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill