Connect With Us

Photo Booth Wisata Kabupaten Lebak Hadir di Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 27 Desember 2019 | 19:39

Peresmian Photo Booth destinasi wisata Lebak di Terminal 2 Keberangkatan Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/12/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Lebak bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) menghadirkan photo booth destinasi wisata Lebak di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Peresmian promosi dan informasi produk pariwisata Kabupaten Lebak yang sangat instagramable ini pun dilakukan di Terminal 2 Keberangkatan Internasional atau Low Cost Carrier Terminal (LCCT), Jumat (27/12/2019).

Baca juga:

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan kehadiran photo booth sebagai promosi wisata lokal di Bandara Soekarno-Hatta ini untuk mendukung program tourism.

Sehingga, kata dia, diharapkan kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia kian meningkat, minimal mencapai target.

“Kalau promosi wisata ini memang salah satu concern kami mendukung tourism. Nah, kita tahu di tahun ini target wisman 18 juta capaiannya hanya 16 juta. Karena itu, kami di airport tentu punya kewajiban untuk support hal seperti ini,” ujarnya.

Agus menuturkan Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta berupaya memberikan ruang untuk pemerintah daerah mempromosikan destinasi wisatanya di setiap terminal demi mengembangkan dan memajukan potensi pariwisata.

“Kami sudah sampaikan bahwa kami memberikan kesempatan untuk memarken semua potensi wisatanya di bandara. Prinsip kami ini satu, sepanjang tidak mengganggu operasional bandara hal wajib dan hal primer, maka hal ini tidak masalah dan saya lihat ini positif,” ungkapnya.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengungkapkan, kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara ke Lebak semakin meningkat. Ia menyebut berdasarkan data pada tahun 2019 ini kunjungan wisatawan mencapai 1.200. Kata dia, angka berhasil melampaui target yang hanya 1.000 kunjungan.

“Artinya bahwa sekarang destinasi wisata di Kabupaten Lebak sudah banyak dinikmati penikmat pariwisata,” katanya.

Namun, kata Iti, Pemkab Lebak tetap gencar mempromosikan destinasi wisata. Saat ini terdapat enam konsentrasi ( six fantasic ) yang dipromosikan di antaranya seperti wisata Citorek Baduy, Museum Multatuli, Museum Kolonial pertama di Indonesia, dan kebun teh Cikuya.

“Jadi, beragam. Kami tuh menyebutnya Lebak Unik karena perpaduan modern dan tradisional,” pungkasnya.

Dalam photo booth destinasi wisata Lebak di Terminal 2 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, pengunjung dapat berswafoto dengan signage bermotif ‘Baduy’. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati duduk santai di rumah gubuk Baduy sambil dihibur dengan musik khas Baduy.

Senior Manager Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Erwin Revianto menambahkan pihaknya tidak memberikan durasi waktu bagi kehadiran photo booth wisata Lebak di terminal berbiaya rendah ini.

“Tidak diberi waktu sampai kapannya. Terserah Pemkab Lebak saja,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini terdapat photo booth wisata Lebak dan Serang yang hadir dan menghiasi Terminal 2. Menurutnya masih terdapat enam ruang stan atau photo booth di Terminal 2 bagi pemerintah daerah yang akan menampilkan destinasi wisatanya.

“Di Terminal 2 bisa bertambah photo booth seperti ini. Kami usahakan space-nya,” pungkasnya.(MRI/RGI)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill