Connect With Us

Ini Identitas Wanita Terjepit Shuttle Bus di Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 5 Januari 2020 | 22:16

| Dibaca : 181809

Korban yang terjepit bus di area shuttle Bandara Soetta. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita terjepit shuttle bus hingga pingsan di area transit oriented development (TOD) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Minggu (5/1/2020) pukul 13.25 WIB.

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta Febri Toga Simatupang mengatakan, korban diketahui bernama Nurlaela berusia 37 tahun, warga Porisjaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Menurutnya, korban yang tidak dalam kondisi hamil tersebut langsung dibawa petugas ke RSUD Tangerang, untuk menjalani perawatan medis setelah terjepit bus Damri bernopol B-7240-TAA.

“Untuk hasil rontgen dan diagnosa dokter RSUD bahwa korban tidak ada luka dalam dan hanya luka luar. Keputusan keluarganya akan dibawa pulang dan akan diobati secara alternatif (urut tradisional),” ungkapnya.

Baca Juga :

Febri menuturkan, kasus kecelakaan tersebut sudah selesai. Kata dia, pihak keluarga korban menempuh jalur kekeluargaan dengan sang sopir Damri, Andi Syahlizar untuk berdamai. “Permasalahan tersebut telah diselesai secara kekeluargaan,” ucapnya.

Ia menambahkan kronologi kecelakaan berawal saat shuttle bus sudah membawa penumpang menuju Terminal 2. Korban pun naik ke jalur shuttle dari arah TOD.

“Di mana posisinya bus itu hendak keluar jalur shutle. Korban kemudian terserempet bus hingga jatuh dan ditolong oleh banyak orang,” pungkasnya.

MANCANEGARA
Bukan Jenis Virus Baru, Dunia Telah Lama Mengenal Hantavirus

Bukan Jenis Virus Baru, Dunia Telah Lama Mengenal Hantavirus

Rabu, 25 Maret 2020 | 13:04

TANGERANGNEWS.com-Ditengah situasi waspada akibat wabah virus Corona (COVID-19), publik kembali dikagetkan oleh peristiwa seorang pria asal

PROPERTI
Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Jumat, 13 Maret 2020 | 21:57

“Untuk alasan pembatasan atau pemutusan fasilitas, itu sangat luas dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni yang memang berniat untuk tidak membayar, karena tahu ada larangan mengenai pemutusan fasilitas dasar,” ujar Eddy, Jumat (13/3/2020).

OPINI
"Sampai Tangerang Merindu"

"Sampai Tangerang Merindu"

Jumat, 27 Maret 2020 | 08:38

Kira-kira tiga atau empat tahun lalu, saya kenal Salmah Nurhaliza. Namun itu pun hanya melalui nomor handphone-nya saja. Saya tahu nomor handphone

"Kuatkan dirimu, karena semuanya akan menjadi lebih baik. Mungkin sekarang segala prahara menerpa, tetapi percayalah badai pasti berlalu"

Haile