Connect With Us

Disayat Pasiennya di Bandara Soekarno-Hatta, Perawat Lanjut Tempuh Jalur Hukum

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 1 Maret 2021 | 18:56

Korban, Deri Winanto, 32, masih terbaring lemah di rumah sakit karena luka sayatan pada lehernya. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Deri Winanto, 32, perawat yang lehernya tersayat pasiennya, Rafly Ardiansyah, 19, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, akan memproses kasus itu secara hukum. 

 

"Hasil koordinasi dengan saudara Deri Winanto, bahwa dari sisi sosial memaafkan perbuatan saudara Rafli.  Namun, dari sisi hukum meminta proses ditindak lanjuti," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Alexander Yurikho, Senin (1/3/2021). 

 

Alexander mengatakan, pihaknya telah mengirimkan permintaan visum korban ke pihak RS Ciputra Hospital Citra Garden City Jakarta. 

 

"Akibat penganiayaan yang dialami oleh Saudara Deri Winanto mengalami luka pada bagian leher sebelah kiri (tiga urat leher putus) serta tangan bagian kiri (saru urat tendon putus). Sehingga terhadap Saudara Deri Winanto dilakukan operasi," ungkapnya. 

 

Alexander menambahkan, biaya operasi korban yang diketahui berjumlah Rp35 juta ditanggung pihak yayasan. Hingga kini, korban masih belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih sakit saat berbicara. 

 

"Saudara Deri Winanto akan mengabari penyidik untuk dilakukan pemeriksaan di rumahnya. Direncakan Saudara Deri pulang dengan dijemput pihak keluarga dari Rangkasbitung," pungkasnya. 

 

Sebelumnya seperti diketahui, Deri menjadi korban penyayatan leher di area parkir mobil Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (27/2/2021) pukul 00.55 WIB. 

 

Korban diduga disayat menggunakan silet oleh pelaku yang merupakan pasiennya, Rafly. 

 

Insiden ini terjadi saat korban berupaya menjemput pelaku yang hendak pergi ke Bali. 

 

Diduga pelaku mengalami gangguan jiwa karena pernah dirawat selama satu bulan lamanya untuk rehabilitasi. 

KOTA TANGERANG
Cegah Kenakalan Remaja, Polres Metro Tangerang Gandeng Sekolah untuk Pemetaan Siswa Bermasalah

Cegah Kenakalan Remaja, Polres Metro Tangerang Gandeng Sekolah untuk Pemetaan Siswa Bermasalah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:39

Polres Metro Tangerang Kota melakukan langkah pencegahan kenakalan remaja yang dilakukan oleh pelajar wilayah hukumnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill