Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Gadis dibawah umur berinisial L,14, asal Kecamatan Sobang dan J, 12, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten dijual ke Singapura oleh sindikat perdagangan manusia. Sebelum dijual, keduanya menjadi pemuas biksu berinisial H. Beruntung, L dan J berhasil diselamatkan.
Kepala Dinas Sosial Lebak Eka Darmana mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah salah satu paguyuban pasundan di Batam mendapati adanya laporan tersebut.
“Saya langsung berkoordinasi dengan Bupati untuk segera dilakukan penjemputan,” ujar Eka, hari ini.
Kedua gadis tersebut berhasil dipulangkan setelah pihak kepolisian Borelang berhasil menciduk tiga pelaku sindikat perdagangan manusia yang diketahui sudah beraksi sejak tahun 2016. BACA JUGA : 5 Peristiwa Selingkuh sampai ketahuan mesum di Tangerang
Keduanya diketahui pada tanggal 9 Agustus 2017 dijanjikan seorang warga Cipanas Lebak bernama Rokhayah untuk bekerja.
Eka mengatakan, keduanya dijanjikan bekerja di sebuah vihara dan toko di wilayah Jakarta dengan gaji Rp1,5 juta. Terbujuk dengan rayuan Rokhayah, L dan J berangkat ke Jakarta.
Setibanya di ibu kota, L dan J tidak langsung diantar ke tempat kerja yang dijanjikan. Keduanya justru disekap di sebuah hotel selama 1 minggu. Rokhayah menyerahkan keduanya kepada H. Selama di hotel itu, keduanya diminta melayani nafsu bejat seorang biksu bernama Hendra. Sepekan di Jakarta, L dan J kemudian diterbangkan ke Batam. BACA JUGA : 3 Kejadian Pemerkosaan di Tangerang
Dari Batam keduanya diduga kuat akan dijual ke Singapura. Ironinya, di Batam, keduanya juga mendapat perlakukan yang sama seperti saat berada di Jakarta. Dua remaja putri ini kembali dicabuli oleh Bagas yang diketahui sebagai asisten biksu Hendra bernama Bagas. “Ya, keduanya mengaku sudah digauli selama berada di hotel itu,” kata Eka
Kemudian, keduanya dibawa ke Batam bersama 6 gadis lainnya yang berasal dari daerah lain.
“Di Batam ini paguyuban pasundan yang ada di sana melihat dua orang gadis di salah satu vihara. Karena curiga, oleh paguyuban ini diintai dan dipastikan bahwa itu warga Lebak yang diduga kuat akan dijual ke Singapura,” ungkap Eka.
Setelah dilakukan pengembangan, petugas kemudian menangkap Hendra dan Rokhayah. “Rokhayah ini perannya makelar,” imbuhnya.(DBI)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menggandeng The Climate Group yang menaungi inisiatif RE100 untuk mengembangkan produk energi hijau di Indonesia.
Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews