Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menghadiri acara istighozah dan tabligh akbar yang diselenggarakan di alun-alun kota Serang, Banten, Minggu (24/9/2017).
Acara ini diselenggarakan dalam rangka konsolidasi menjaga persatuan NKRI, khususnya soliditas umat Islam dalam menghadapi potensi ancaman termasuk isu bangkitnya komunisme. Acara diakhir dengan nonton bareng (Nobar) film G30S/PKI pada malam harinya.
Anggota Komisi I DPR ini pun diminta oleh panitia dari Forum Silaturahim Umat Islam Banten untuk menyampaikan tabligh, di hadapan lebih dari seribu masa umat Islam dari berbagai daerah di wilayah Banten. BACA JUGA : Jazuli : Jadikan Pancasila Alat Pemersatu Bukan Pemecah Bangsa
Dalam orasinya, Jazuli Juwaini mengingatkan dan menegaskan bahwa sejarah bangsa ini mencatat peran ulama dan umat Islam, sebagai tulang punggung, penyelamat, dan penjaga Ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI dari ancaman yang ingin memecah belah bangsa.
"Sampai kapan pun peran itu akan terus dilakukan olah ulama dan umat Islam, terlebih ketika saat ini ada upaya-upaya pembelaan, permakluman atau simpati terhadap komunisme serta penafian sejarah kelam kekejaman PKI di masa lalu," tegas Jazuli.
Menurut anggota DPR dari Dapil Banten III ini, rakyat Indonesia terutama generasi mudanya harus diingatkan akan sejarah bangsa termasuk sejarah kelam kekejaman PKI.
"Tujuannya agar rakyat selalu waspada sehingga sejarah kelam itu tidak terulang kembali. Bersamaan dengan itu tumbuh kecintaan dan semangat nasionalisme untuk mempertahankan dan mengokohkan Pancasila dan NKRI yang kita cintai bersama," terangnya.
Semangat ini, lanjut Jazuli, juga menunjukkan bahwa ulama dan umat Islam cinta tanah air, cinta NKRI, dan cinta persatuan. Sehingga setiap anasir yang ingin memecah belah bangsa ini pasti akan mendapatkan perlawanan umat Islam. Maka dari itu, umat bersama seluruh rakyat Indonesia menyambut baik himbauan dan ajakan Panglima TNI untuk nonton bareng Film G30S/PKI. BACA JUGA : Jazuli Juwaini Tawarkan Lima Solusi Hentikan Kekerasan Rohingya di Forum Parlemen Dunia
Di akhir penyampaian tabligh, Jazuli mengajak seluruh rakyat dan umat Islam untuk mengokohkan persatuan dan menjaga silaturahim dengan sesama komponen bangsa.
"Mari kita kokohkan persatuan. Jalin silaturahim dengan sesama komponen bangsa termasuk dengan pemerintah dan aparat TNI/Polri. Jangan mau diadu domba. Agar kita tidak lengah dari setiap ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri, baik secara langsung maupun berupa perang proxy," pungkas Jazuli.
Acara ini sendiri juga dihadiri oleh Alim Ulama dan Habaib, Aparat TNI/Polri serta tokoh-tokoh nasional antara lain KH Jawari (Ketua FKUB Banten), KH Mansyur Muhyiddin, KH Abuya Ahmad Qurtubi Jaelani, Komandan Korem Kota Serang, Kapolres Kota Serang, Yusril Ihza Mahendra, Yandri Susanto dan Kivlan Zen.(RAZ)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews