Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com - Dua tas milik pengunjung wahana air Water World Krakatau Cilegon hilang dalam satu jam. Tiga telepon seluler dan uang tunai raib.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Sabtu (22/6/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, pengunjung yang kehilangan tas baru menaruh tasnya untuk ganti baju renang.
Saat kembali ke lokasi pertama tas ditaruh, korban tidak lagi melihat barang bawaannya berada di tempat semula dan raib dicuri maling.
BACA JUGA:
"Jam 8 masuk begitu jam 9 lebih tas tersebut nggak ada di tempat sehingga anak saya telepon ke saudara tolong minta diambilin baju buat ganti," kata orangtua korban, Evi kepada wartawan, Senin (24/6/2019).
Selain tas milik anaknya, tas saudaranya juga ikut raib digondol maling. Dua tas itu raib dalam satu jam. Total kerugian 3 telepon seluler dan uang tunai Rp80 ribu serta pakaian.
"Kalau ditotal kira-kira Rp15 juta, ada HP ( handphone ) 3, baju ganti juga. Semua yang di dalam tas hilang," kata dia. (MI/MRI/RGI).
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews