Connect With Us

Buruh Outsourching Krakatau Steel Blokir Jalan Industri

Mohamad Romli | Rabu, 3 Juli 2019 | 15:43

Tampak para buruh outsourcing PT Krakatau Steel berunjuk rasa di kawasan industri Krakatau Steel, Cilegon, Rabu (3/7/2019). (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - Ribuan buruh outsourcing PT Krakatau Steel kembali menggelar aksi demontrasi. Pendemo sempat memblokir jalan kawasan industri Krakatau Steel, Cilegon, Rabu (3/7/2019). 

Pemblokiran jalan sebagai bentuk protes buruh terhadap kebijakan restrukturisasi oleh pemangku kebijakan pabrik pengolahan baja tersebut.

Tampak para buruh outsourcing PT Krakatau Steel berunjuk rasa di kawasan industri Krakatau Steel, Cilegon, Rabu (3/7/2019).

Arus lalu lintas sempat tersendat. Ribuan buruh mematikan mesin sepeda motornya di tengah jalan sekitar 2 jam 

Setelah memblokir jalan, aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian itu, berlanjut ke kantor Wali Kota Cilegon. Tuntutan mereka masih sama, menolak adanya restrukturisasi yang berujung PHK terhadap karyawan outsource PT Krakatau Steel.

Baca Juga :

Tuntutan para buruh masih sama dengan aksi sebelumnya, meminta bos Krakatau Steel menemui mereka untuk menjelaskan maksud dan tujuan restrukturisasi.

"Kita menuntut agar Dirut KS datang dan menjelaskan persoalan ini, selama ini kita audiensi hanya ditemui oleh pejabat yang tidak bisa mengambil keputusan," kata Ketua Serikat Buruh Cilegon, Rudi Sahrudin. (MI/MRI/RGI).

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill