Connect With Us

Dindik Pastikan Tak Ada Perpeloncoan Hari Pertama Sekolah di Cilegon

Mohamad Romli | Senin, 15 Juli 2019 | 13:34

| Dibaca : 247

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Muhtar Gojali di dampingi Rulyanto, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cilegon melakukan pemantauan di hari pertama masuk sekolah, Senin (15/7/2019). (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com –Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon memastikan tidak ada perpeloncoan di hari pertama masuk sekolah. Jika menemukan perpeloncoan, orangtua siswa diminta melapor.

"Tidak ada berkaitan dengan fisik. Kalau ada laporkan ke Dindik, nanti ada langkah dari kita," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Muhtar Gojali, Senin (15/7/2019).

BACA JUGA:

Hukuman kepada siswa yang melakukan kesalahan tak boleh berupa hukuman fisik, hukuman kepada siswa bisa dalam bentuk menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Sanksinya tidak boleh berkaitan dengan fisik, bisa saja semisal menyanyikan lagu Indonesia Raya atau lagu kebangsaan lain," kata dia.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cilegon, Rulyanto menambahkan, siswa saat ini masih dalam tahap pengenalan lingkungan sekolah. Ia memastikan tak akan ada kontak fisik saat proses pengenalan tersebut.

"Sesuai dengan peraturan kan memang tidak diperbolehkan ada hukuman fisik, kita pastikan tidak ada," tuturnya. (MI/MRI/RGI)

OPINI
Virus Bukan Ancaman Substansif Bagi Ekonomi

Virus Bukan Ancaman Substansif Bagi Ekonomi

Jumat, 3 April 2020 | 18:50

Saat ini kita sama-sama merasakan betapa dunia bergejolak, tidak hanya gejolak akidah namun juga gejolak ekonomi. Makhluk mikro ciptaan Allah ini

MANCANEGARA
Bukan Jenis Virus Baru, Dunia Telah Lama Mengenal Hantavirus

Bukan Jenis Virus Baru, Dunia Telah Lama Mengenal Hantavirus

Rabu, 25 Maret 2020 | 13:04

TANGERANGNEWS.com-Ditengah situasi waspada akibat wabah virus Corona (COVID-19), publik kembali dikagetkan oleh peristiwa seorang pria asal

KAB. TANGERANG
Lagi, Pasien PDP COVID-19 Kabupaten Tangerang Meninggal

Lagi, Pasien PDP COVID-19 Kabupaten Tangerang Meninggal

Kamis, 2 April 2020 | 22:19

TANGERANGNEWS.com-Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 Kabupaten Tangerang yang meninggal dunia kembali bertambah. Dikabarkan, seorang perempuan berusia 40 tahun berstatus PDP menghembuskan napas terakhirnya hari ini, Kamis (2/4/2020)

"Kuatkan dirimu, karena semuanya akan menjadi lebih baik. Mungkin sekarang segala prahara menerpa, tetapi percayalah badai pasti berlalu"

Haile