Connect With Us

Syahbandar Terapkan Sistem Inaportnet di Seluruh Pelabuhan di Banten

Mohamad Romli | Selasa, 30 Juli 2019 | 17:32

Kepala KSOP Kelas I Banten, Herwanto. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten menerapkan sistem inaportnet di seluruh pelabuhan di Banten. Sistem itu akan diterapkan di pelabuhan umum maupun untuk kepentingan sendiri.

Inaportnet adalah layanan kepelabuhanan berbasis web yang mengintegrasikan layanan dari stakeholder dan dinas terkait. Sistem inaportnet adalah layanan di pelabuhan seperti izin kapal, layanan manifest domestik, dan pembayaran elektronik.

Sejauh ini, sistem inaportnet hanya berlaku di dua pelabuhan yakni Pelabuhan Banten (Pelindo II) dan Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS). Keduanya adalah pelabuhan umum. Nantinya, pelabuhan yang memiliki terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) juga akan diterapkan sistem inaportnet.

"Jadi yang selama ini inaportnet untuk peabuhan umum, ke depan akan kita gunakan untuk TUKS sehingga kita dapat mengetahui pergerakan kapal yang ada di pelabuhan Banten ini," kata Kepala KSOP Kelas I Banten, Herwanto kepada wartawan, Selasa (30/7/2019).

Baca Juga :

Penerapan sistem dilakukan bertahap, saat ini hanya di dua pelabuhan tersebut yang diterapkan sistem inaportnet. Sistem tersebut dikelaim dapat mempermudahan pelayanan karena tidak lagi bertatap muka.

"Pada intinya bahwa kita ingin memberikan pelayanan yang efisien dan efektif bagi pengguna jasa, seperti nanti tidak ada lagi agen yang datang di tempat kita kalau sudah menggunakan inaportnet nanti langsung menggunakan sistem," ujarnya.

Pelabuhan di Banten sendiri tersebar di beberapa wilayah, terbanyak ada di Kota Cilegon mulai dari pelabuhan curah cair maupun kering. Di pelabuhan barang itu, pelayanannya selama ini masih dalam bentuk tatap muka dan dinilai tidak lagi efisien. (MI/MRI/HRU).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

TANGSEL
Kemarau Panjang, Ratusan Jemaah Gelar Salat Istisqa di Pamulang

Kemarau Panjang, Ratusan Jemaah Gelar Salat Istisqa di Pamulang

Sabtu, 12 September 2026 | 12:48

Ratusan jemaah melaksanakan Salat Istisqa di Alun-alun Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu, 12 September 2026. Ibadah tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar memohon hujan di tengah musim kemarau dan ancaman kekeringan.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill